KUMPULAN JOKE

Cilacap, 10 Juli 2015


SURAT KELURAHAN
Kalau aku disuruh melupakanmu,
Aku akan pergi ke kelurahan
untuk meminta Surat Ketarangan Tidak Mampu”


Cilacap, 14 Mei 2013
MANFAAT MESIN ATM
Di suatu siang yang panas, seorang laki-laki bertubuh gempal, rambut ikal dan berkacamata, tampak bolak-balik keluar masuk ruang ATM sebuah bank.  Bila ada nasabah yang hendak masuk ke ATM, si laki-laki ini keluar dari ATM, menunggui di luar dan setelah si nasabah selesai, ia buru-buru akan masuk lagi ke ruang ATM tersebut.
Si laki-laki kita ini akan berdiam di ruang ATM untuk waktu yang cukup lama, seakan transaksi yang dilakukannya sedemikian rumitnya hingga tidak selesai-selesai. Ia hanya akan keluar sebentar bila lagi-lagi ada nasabah lain yang hendak menggunakan ATM tersebut.
Penasaran dengan yang dilakukan tokoh kita ini, Satpam bank segera menghampiri ruang mesin ATM, mengetuk pintu, dan begitu nongol si lelaki gempal segera saja ia menawarkan bantuan sesuai SOP kesatpaman:
“Ada yang bisa bantu saya, Pak?”
Tokoh kita bingung…
“Maksud saya, ada yang bisa saya bantu, Bapak…?”
“..Oh…, ngga Pam. Ngga’ ada….” Jawab si lelaki gendut.
“Tapi dari tadi saya perhatikan, Bapak seperti mengalami kesulitan??”
“Sama sekali tidak Mas Satpam. Tidak ada sama sekali, semua baik-baik saja.” Yakin tokoh kita.
“Bapak yakin..??”
“Yakin. Beneran…”
Dengan sedikit ragu, si Satpam meninggalkan ruang bapak gendut kita ini sambil berpikir, “Kalaulah benar si bapak tadi tidak ada masalah, berarti transaksinya banyak sekali. Pastilah beliau orang kaya, mungkin juragan ikan, atau pemain valas. Tapi…..jangan-jangan, bapak tadi sedang berusaha ngakali mesin ATM ya,….jangan-jangan ia sedang merencakan perbuatan jahat agar nanti malam saat sepi itu mesin bisa dibawa lari….waduh…??!!”
Kewaspadaan si satpam bangkit kembali, dan dengan keteguhan hati ia berbalik mendekati mesin ATM itu lagi.
Diketuknya pintu, dan dengan berat hati, tokoh kita membuka pintu.
“Maaf Bapak,….kalau tidak ada masalah dengan mesin ATM, mengapa Bapak bolak-balik masuk keluar di ruang ATM ini?” selidik si satpam.
Tokoh kita kemudian menjawab dengan entengnya,
“Ngadem Mas Satpam, di luar hawanya sumuk sekali”
“Ooh .…”


Cilacap, 24 Maret 2013
IKAN BODOH
Yudis     : “Ikan apa yang paling bodoh?”
Budi       : “lunjar”
Yudis     : “Bukan!”
Yanto    : “betik”
Yudis     : “Bukan juga!”
Disqi      : “Wader”
Yudis     : “Udu…nyerah?”
Budi       : “Ya wis. Ikan apa?”
Yudis     : “Ikan kembung”
Yanto    : “Lha kok?”
Yudis     : “Udah tahu kembung, masih saja main-main di air.”

Cilacap, 1 April 2012
BURUNG BEO
Dua orang mahasiswi karib, baru saja pindah kos di daerah yang lebih dekat ke kampus mereka.
Hari pertama mereka berangkat ke kampus, menyururi jalan tikus hingga melewati sebuah rumah di pojok kampung. Di rumah itu sang pemilik rumah memiliki seekor burung Beo Pintar.
Begitu kedua mahasiswi kita ini melewatinya, si Beo berkicau, “Abu-abu, …merah.”
Keduanya tidak begitu respek dengan kicauan si Beo. Hingga hari berikutnya mereka melewati jalan yang sama, dan si Beo berkicau lagi, “Coklat…..biru.”.
Keduanya saling menyelidik, dan tahulah mereka bahwa apa yang dikicaukan sang burung sesuai benar dengan warna celana dalam yang dipakai oleh masing-masing.
“Dasar burung cabul!” gerutu mereka.
Esok harinya, mereka sepakat untuk tidak memakai celana dalam sama sekali.
Sambil cekikikan mereka melewati si burung Beo. Dan benar dugaan mereka, si Beo tidak bisa berkicau lagi seperti biasanya saat mereka tepat melewatinya.
Keduanya pun lega, hingga tiba-tiba saja si Beo berkicau dari kejauhan,
“Kriting….gundul!”

Cilacap, 12 Maret 2012
ANAK PELUPA
Seorang ayah sedemikian gemas melihat putra semata wayangnya menjadi anak yang begitu pelupa.
****
Suatu hari jam tujuh pagi.
Si anak menyalami bapaknya, “Pamit berangkat sekolah, Pah,....”
“Ya, Nak...ati-ati di jalan.”
Belum sampai si anak di pintu gerbang, ia sudah dipanggil oleh ayahnya.
“E e’ e’ e’, sini Le!!!”
Si anak mendekati ayahnya.
“Kamu nanti di sekolah mau nulis pake apa?”
“Buku dan pulpen, Pah.”
“Lo mana bukunya, mana pulpennya, mana tas-nya”
“O iya, Pah. Lupa!”
Si anak pun bergegas masuk kembali ke rumah, mengambil tas yang sudah ia persiapkan tadi malam.
****
Hari berikutnya, jam tujuh pagi.
Sambil menenteng tas, si anak menyalami bapaknya, “Pamit berangkat sekolah ya, Pah,....”
“Ya, Nak...ati-ati di jalan.”
Belum sampai si anak di pintu gerbang, ia sudah dipanggil kembali oleh ayahnya.
“ E e’ e’ e’, sini Le!!!”
Si anak mendekat, “Apa lagi si, Pah?” tanya anaknya kebingungan.
“Tas sudah saya bawa kok, Pah”, protes sang anak.
“Tas memang sudah kamu bawa. Tapi masak ke sekolah pake baju koko dan sarungan??”
Si anak baru menyadari kekeliruannya, “O iya, Pah. Lupa!”
Ia pun bergegas masuk kembali ke rumah, mengganti baju yang biasa ia pakai ke masjid itu dengan seragam sekolah.
****
Hari berikutnya, jam tujuh pagi.
Sambil menenteng tas dan mengenakan baju seragam, si anak menyalami bapaknya, “Pamit berangkat sekolah ya, Pah,....”
“Ya, Nak...ati-ati di jalan.”
Belum sampai si anak di pintu gerbang, ia sudah dipanggil oleh ayahnya.
“ E e’ e’ e’, sini Le!!!”
Si anak mendekat, “Sekarang, apa lagi si, Pah?” tanya anaknya kebingungan.
“saya sudah pake baju seragam, sudah membawa tas. Apalagi yang salah?”
“Oke. Kamu memang sudah memakai baju seragam, sudah membawa tas. Tapi kan belum pake celana?”
Si anak baru menyadari kalau ia belum memakai celana.
“Nanti gobal-gabel begitu dikejar anjing, gimana..?”
“O iya, Pah. Maaf...lupa!!!”
****
Hari berikutnya, jam tujuh pagi.
Sambil menenteng tas, mengenakan baju dan celana seragam, si anak menyalami bapaknya, “Pamit berangkat sekolah, Pah,....”
“Ya, Nak...ati-ati di jalan.”
Belum sampai si anak di pintu gerbang, lagi-lagi ia dipanggil oleh ayahnya.
“ E e’ e’ e’, sini Le!!!”
Si anak mendekat, “Aduuh, Papah. Sekarang apa lagi?” tanya si anak kebingungan.
“Saya sudah membawa tas, sudah pake baju dan celana seragam, kan Pah?”
“Trus ke sekolah nggak pake sepatu, gitu?!”
Si anak melihat ke kedua kakinya. Bener...masih telanjang tanpa sepatu.
“O’ iya, Pah. Lupa”
****
Hari berikutnya, jam tujuh pagi.
Sambil menenteng tas, mengenakan baju dan celana seragam, dan bersepatu si anak menyalami bapaknya, “Pamit berangkat sekolah, Pah,....”
“Ya, Nak...ati-ati di jalan.”
Belum sampai si anak di pintu gerbang, ia sudah dipanggil oleh ayahnya.
“ E e’ e’ e’, sini Le!!!”
Si anak mendekat,
“Aduuh, Pah. Sekarang apa lagi?” tanya si anak kebingungan.
“Saya sudah membawa tas, sudah pake baju dan celana seragam, dan sudah bersepatu. Komplit kan Pah?”
Sambil tertawa, ayahnya menerangkan, “Kamu ini dasar anak pelupa. Sudah betul kamu ini pake sepatu, pake baju dan celana seragam. Mbawa tas.”
“Terus, masalahnya apa, Pah?” si anak belum paham.
“Ini hari Minggu, o’on. Mau sekolah di hari Minggu??”

Cilacap, 14 Pebruari 2012
PERMEN KARETSeorang anak SD, sudah pulang pada jam 08.00 pagi.
“Sudah pulang, De?” tanya ibunya.
“Iya, Mah. Hari ini Ade pulang gasik.”
“Kok bisa, ada apa...?” imbuh ibunya keheranan.
“Karena Ade bisa menjawab pertanyaan ibu guru tadi di kelas, Mah.”
“Waah, hebat..” puji ibunya. “Memang pertanyaan bu guru apa, De?”
“Ibu guru tanya : Siapa tadi yang meletakkan permen karet di kursi guru?. Gitu, Mah”

Cilacap, 7 Februari 2012
METAMORFOSE GOSIPGosip adalah contoh yang bagus untuk menerangkan bahwa sebuah stem cerita bisa berkembang ke arah yang selalu lebih sempurna bila dikerjakan secara bersama-sama.
*****
Di sebuah acara arisan Dasawisma, seorang ibu A bercerita pada temannya, B.
“Anu lo Jeng. Saya nggak habis pikir sama tetangga kita, si X. Sudah suaminya tampan, santun, pekerja keras, alim lagi. Eeh, ...tega-teganya ia menerima tamu lelaki waktu malam,...yaach sekitar jam delapan lah. Saat itu suaminya kan lagi shift malam di kantornya.”
“O..ya???” komentar B seperti tak percaya.
“Tapi ya itu. Jangan cerita sama orang-orang lo..” wanti-wanti A.
Si ibu B hanya manggut-manggut saja.
*****
Seminggu kemudian, di sebuah acara arisan ibu-ibu RT, ibu B bercerita pada temannya, C.
“Anu lo Jeng. Saya nggak habis pikir sama tetangga kita, si X. Sudah suaminya tampan, santun, pekerja keras, alim lagi. Eeh, ...tega-teganya ia menerima tamu lelaki waktu malam,...yaach sekitar jam sepuluhan lah. Si tamu itu baru pulang jam dua belasan kira-kira. Saat itu suaminya kan lagi shift malam di kantornya.”
“O..ya???” komentar C seperti tak percaya.
“Tapi ya itu. Jangan cerita sama orang-orang lo..” wanti-wanti B.
Si ibu C hanya manggut-manggut saja.
*****
Dua minggu kemudian, di sebuah acara arisan ibu-ibu RW, ibu C bercerita pada temannya, D.
“Anu lo Jeng. Saya nggak habis pikir sama tetangga di kampung kita, si X. Sudah suaminya tampan, santun, pekerja keras, alim lagi. Eeh, ...tega-teganya ia menerima tamu lelaki waktu malam,...yaach sekitar jam sebelasan lah. Si tamu itu baru pulang jam satuan kira-kira. Itu saja gara-gara yang ronda menyatroni keduanya. Percaya enggak, mereka memergoki keduanya sedang berpegangan tangan di kamar si perempuan. Padahal, saat itu suaminya kan lagi shift malam di kantornya.”
“O..ya???” komentar D seperti tak percaya.
“Tapi ya itu. Jangan cerita sama orang-orang lo..” wanti-wanti C.
Si ibu D hanya manggut-manggut saja.
*****
Tiga minggu kemudian, di sebuah acara arisan ibu-ibu Dharma Wanita tingkat kelurahan, ibu D bercerita pada temannya, E.
“Anu lo Jeng. Saya nggak habis pikir sama salah satu tetangga di kampung saya, si X. Sudah suaminya tampan, santun, pekerja keras, alim lagi. Eeh, ...tega-teganya ia menerima tamu lelaki waktu malam,...yaach sekitar jam duabelasan lah. Si tamu itu baru pulang jam tiga pagi kira-kira. Percaya nggak, orang-orang yang ronda memergoki keduanya sedang begituan di kamar si perempuan. Padahal, saat itu suaminya kan lagi shift malam di kantornya.”
“O..ya???” komentar E seperti tak percaya.
“Tapi ya itu. Jangan cerita sama orang-orang lo..” wanti-wanti D.
Si ibu E hanya manggut-manggut saja.
*****
Begitulah sebuah cerita tentang kejelekan orang berkembang. Padahal, cerita yang benar adalah yang diceritakan oleh ibu A, yakni tamu lelaki itu, yang adalah kakak dari perempuan tersebut, bertandang ke rumah si perempuan jam delapan malam untuk pinjam uang.

Cilacap, 24 Januari 2012
MENAGIH INFAQ
Seorang kyai di suatu masjid, dalam suatu tausiyah menyampaikan sesuatu yang berkaitan dengan pengembangan pembangunan masjid dengan satire sebagai berikut:
“Poro sederek, poro Bapak kaliyan Ibu. Saya mempunyai dua kabar, kabar baik dan kabar buruk”
“Kabar menopo niku pak Kyai?” tanya seseorang.
“Kabar baiknya : kita memiliki uang dari infaq para donatur yang cukup besar untuk menyelesaikan rencana kita.”
“Alhamdulillaaaah....” serentak para jamaah bergembira.
“Kabar buruknya nopo, pak Kyai??”
“Kabar buruknya : uang itu sayangnya masih di dompet para Bapak dan Ibu sekaliyan.”
“Astaghfirulloh....” serentak para jamaah merasa tersindir.

Cilacap, 16 Januari 2012
TAI DAN RAI
 Kutipan berikut adalah penggalan dari surat seseorang kepada sahabatnya yang sekarang jauh di rantau.
“....Ingatkah kawan, kita pernah punya kucing kembar. Kucingku kita beri nama “Tai” dan kucingmu kita beri nama “Rai”.
Sayang sekali, beberapa bulan yang lalu “Rai” telah mati, jadi tinggal “Tai” yang masih bisa mengeong.
Dan sekarang, tiap kali aku melihat “Tai”ku, aku jadi selalu teringat akan “Rai”mu.....”

Cilacap, 13 Januari 2012
PELAJAR IDAMAN
Seorang siswa putri, berkacamata, nampak seperti artis Donita. Di sebuah halte didekati seorang pelajar putra.
“Sekolah dimana, Dik.”
“di SMA 1”
“Wah,...RSBI ya..pasti pinter basa Inggris.”
“Ah., biasa aja.. hanya Inggris aktif biasa kok.”
“Hebat dong. Rangking berapa di kelas?”
“Cuma rangking satu. Nggak istimewa.”
(Widiiih, hebat bener nih cewek. Udah cantik, pinter, rendah hati pula, bisik cowok dalam hati.)
“Kalau rangking satu, berarti nggak sempet ikut kegiatan apaa gitu. Sibuk belajar terus sih.”
“Tergantung bagemana kita ngatur waktu aja....Saya juga ikut ekstra tari, basket, dan KIR. Di luar itu saya punya grup band, ...yach sekedar nuruti bakat ajah. ”
“Emang sempet?!” tanya cowok seperti tak percaya.
“Ya..itu tadi, tinggal bagemana kita ngatur waktu aja. Nyatanya saya bisa kok”
“Hmmmm.....ngomong-omong, suka jalan-jalan ya?”
“Enggak, ah. Buat apa, ngabisin duit aja”
(Heleh heleh, kalu jadi pacar bisa ngirit nih.)
“Malem minggu juga nggak jalan-jalan?”
“Enggak. Mendingan di rumah, tadarusan atau diskusi sama temen-temen.”
(Busyet, cewek sempurna)
“Kalo shoping, pasti seneng?!”
“Enggak juga. Aku lebih seneng pake pakean yang sederhana, yang penting matching, gitu”
“Suka internetan?!”
“Kadang-kadang aja kalo lagi butuh tambahan informasi”
“eF Be-an suka juga?”
“Nggak terlalu. Ngabisin waktu tok.”
(Ni cewek bener-bener ya, ....tahu manfaatin waktu banget.)
Akhirnya si cowok kehabisan pertanyaan, hingga akhirnya ketemu lagi.
“Emang,...hobinya apa Dik?”
“Mbo’ongin orang.”

Cilacap, 28 Desember 2011
DISKUSI FISIKA
Seorang guru fisika menugasi murid-muridnya untuk membentuk kelompok belajar dan mendiskusikan beberapa masalah dalam kehidupan sehari-hari.
Kelompok 1 dengan ketua kelompok Wewe Kasim memberikan jawaban atas pertanyaan : mengapa ban belakang sepeda motor lebih cepat aus ketimbang ban depannya?
Karena ban belakang terlalu pusing berfikir bagaimana caranya menyalip ban di depannya, jadi lebih cepat botak.
Kelompok 2 memberikan jawaban atas pertanyaan : mengapa kalau ada petir cahayanya lebih kelihatan dahulu baru kedengaran suaranya?
Karena mata terletak di depannya telinga, jadi cahaya lebih cepat sampai ke mata daripada suara sampai ke telinga.
Kelompok 3 memberikan jawaban atas pertanyaan : mengapa kalau orang kentut ia akan mendengar suaranya dahulu baru tercium aroma sedapnya?
Karena kentut dari belakang melewati telinga dahulu baru mencapai hidung yang berada di depan.

Cilacap, 25 Desember 2011
NAMANYA : KAMPRET
Seorang dokter jiwa kedatangan pasien barunya.
“Coba ceritakan masalah Anda.”
“Begini, Dok....”
Si dokter mendengarkan dengan penuh hikmat.
“S..s..saya sudah setahun belakangan ini tidak mampu menulis nama diri saya sendiri, Dok.”
Tanpa diminta, pasien melanjutkan keluhannya,
“Tiap kali saya menulis nama saya, tiap kali itu pula jari-jari di tangan saya tidak mau kompromi. Selalu saja yang ia tulis nama binatang : Kampret.”
Si dokter manggut-manggut untuk menunjukkan simpatinya. Pandangan matanya lurus menatap pasien tanpa penghakiman.
“Bisa Anda ceritakan, tepatnya sejak peristiwa apa gejala ini Anda alami.” Selidik dokter.
“Nggak tahu, Dok. Mungkin sejak saya naik jabatan di tempat yang orang bilang basah, Dok.”
“Owh...begitu.”
Si dokter itu kemudian mengajak pasien ngobrol ngalor ngidul ngetan kulon untuk mengetahui akar masalahnya sesuai dengan teori psikoanalisa Freud.
Pasien itu merasa jenak, hingga sang dokter merasa siap dengan advis terakhirnya.
“Begini, Bapak.”
Pasien menyimak dengan teliti.
“Jabatan yang Bapak emban sekarang bukanlah jabatan yang kotor atau jahat sebagaimana orang-orang menyebutnya.”
Sekarang gantian pasien yang manggut-manggut tanda memahami taklimat si dokter.
“Toch Bapak tidak memanfaatkan jabatan barunya sekarang untuk memperkaya diri atau keluarga. Bila pun pejabat sebelumnya yang Anda gantikan melakukan praktik-praktik untuk kepentingan pribadi, itu bukan berarti Anda sama dengan dia.”
Pasien kita menghela nafas.
“Yakinlah bahwa Anda bukanlah kampret, hewan yang mencuri makanan di malam-malam yang gelap. Yakin jugalah bahwa Anda bukan pejabat yang sifatnya seperti kampret itu.”
Pasien itu kembali menghela nafas beratnya, kemudian manggut-manggut.
“Yakinkah Anda bahwa Anda bukanlah seekor kampret?!”
Pejabat yang pasien itu kembali menghela nafas untuk kesekian kalinya.
“Saya yakin saya bukan kampret, Dok.” Imbuhnya.
“Yakinkah Anda kalau Anda bukanlah pejabat yang bermental kampret?” ulang dokter untuk meyakinkan pasien.
“Saya yakin saya bukan pejabat bermental kampret, Dok.”
“Nah gitu dong..!” puji dokter.
Ia kemudian mengambil secarik kertas dan sebatang pena untuk kemudian diberikannya pada pasien.
“Coba sekarang Bapak tulis nama Anda.”
Pasien kita ini kemudian menerima kertas dan pena yang disodorkan dokter.
Dengan bersusah payah, ia kemudian berusaha menulis namanya sendiri di kertas itu. Beberapa kali ia harus menyeka keringat yang keluar dari keningnya segede butiran-butiran jagung.
Sepuluh menit sudah waktu yang diberikan dokter habis, tepat pada saat ia menulis huruf terakhir dari namanya.
Dokter kita kemudian menarik kertas dari genggaman pasien.
Begitu ia membaca deretan huruf yang ada di kertas itu, tersenyumlah ia dengan kebanggaan diri sebagai dokter yang bertangan dingin membantu pasien. Nama yang tertulis di kertas itu persis seperti nama si pasien : G A Y U S.
Untuk meyakinkan pasien bahwa terapinya berhasil, dokter kemudian memberikan kertas tadi ke pasien,
“Coba baca nama yang tertulis di sini.”
Pejabat kita yang pasien itu kemudian berusaha sekuatnya untuk membaca tulisannya sendiri. Kembali keringatnya bercucuran, bibirnya gemetaran ketika terucap dari hasil bacaannya,
“K..K..A..M...P...R...E...T!!!”

Cilacap, 24 Desember 2011
MENGANTAR PENUMPANG
Dua orang lari tergopoh-gopoh mengejar kereta yang beranjak meninggalkan stasiun. Seorang pegawai PJKA berusaha menolong dengan mendorong tubuh mereka satu per satu ke gerbong. Malang tak dapat ditolak untung dapat diraih, sang pegawai itu hanya mampu menolong salah satu dari dua orang yang berlarian di peron tadi.
Dengan menyesal ia menyampaikan permintaan maaf pada orang yang ketinggalan kereta,
“Maaf kawan, Anda tidak bernasib sebaik teman Anda. Malang sekali nasib Anda. Padahal kereta berikutnya nanti dua jam lagi.”
“Sebenarnya bukan saya yang malang, Pak.”
“Lha Kok.....?!” tanya pegawai PJKA keheranan.
“Teman saya tadi tidak bawa karcis. Dia juga tidak tahu hendak kemana.”
“Kok bisa...?!”
“Dia kan cuman nganter saya, Pak?”

Cilacap, 23 Desember 2011
MANFAAT HAPE
Hape ternyata menjadi sarana yang ampuh untuk menjaga image, seperti pada kasus berikut:
*****
Seorang mahasiswa yang sedang kencan dengan pacarnya di alun-alun kota Yogyakarta diganggu dengan dering telpon dari ibunya di kampung,
“Assalamu’alaikum...”
“Wa’alaikum salam. Gemana, Bu...ada apa?”
“Aah cuman mau tanya bagaimana kabar kuliahnya...?, kemaren uang untuk beli buku referensi skripsi udah Ibu transfer lho..”
“Iya udah masuk ke rekening kok, Bu. ...mmh, kabar kuliah....alhamdulillah semua lancar. Ni lagi nglembur bikin bab tiga.” Matanya berkedip nakal ke pacarnya.
“Kalau semua lancar, insya Alloh tahun ini lulus, doakan ya Bu?” imbuhnya.
“Yo wis ati-ati di Jogya. Ojo pacaran...”
“Nggih, Bu.,” sambil jemarinya memainkan jemari sang pacar.
*****
Seorang pegawai kantor tersentak kaget dan bangun dari tidur paginya gara-gara telepon selulernya berdering.
Ia melihat nama yang terpampang di layar Hape,...”Waduh, si Boss.”
Dengan tanpa berpikir panjang, ia pencet tombol ‘terima’, dan kagetlah ia mendengar geram si boss.
“Dul...!!?”
“Iya, Boss.”
“Kamu dimana,...ini sudah jam sepuluh lho. Rapat rencana mau dibuka jam 9, eh...kamu belum datang!!! Padahal semua berkas ada di kamu. Gimana sih!!!!”
“I..i...iya Boss. Ni lagi dalam perjalanan Boss. Macet...maaf, ...bentar lagi nyampe”
“Buruan...!!!”
“Iya boss. Sabar, Boss.”
Begitu telpon ditutup, bergegas ia ke kamar mandi : kencing, berkumur, gosok gigi dan mandi tayamum alias cuci muka doang.
*****
Seorang baby sister ditelpon majikannya dari luar kota.
“Hallo mba Pur,....anak-anak gimana?!”
“Oh....ha..halo..Ibu...anu..eh, anak-anak sehat.”
“Syukurlah...sudah pada disuapi.”
“Su..sudah Bu.”
“Ibu sama bapak dalam perjalanan pulang ini.”
“I..iya. Bu”
Begitu telepon ditutup, si baby sister kita ini buru-buru mematikan remote tivi, kemudian mencari kedua anak kecil yang menjadi tanggung jawabnya untuk disuapi.

Cilacap, 7 Desember 2011
SI KAYA DAN SI MISKIN
Beginilah kira-kira perbedaan antara si kaya dan si miskin:
*****
Keluarga si kaya pergi ke tempat wisata. Mengenakan kaos khusus untuk kegiatan di luar, semua serba baru. Mereka tidak membawa bekal, bila lapar tinggal panggil penjaga warung untuk makan ini dan itu.
Keluarga si miskin pergi ke tempat wisata. Mengenakan pakaian yang dipakainya juga untuk tahlilan, pakaian yang juga dipakainya untuk bertandang ke rumah tetangga. Mereka membawa bekal dalam rantang dan bakul berisi nasi dan lauk.
*****
Si kaya di awal bulan. Kepalanya nyut-nyutan, bingung mau mencicil hipotek ke bank ini dan bank itu.
Si miskin di awal bulan. Kepalanya nyut-nyutan, bingung mau mencicil hutang ke bang Miun dan bang Sapri.
*****
Si kaya pergi ke resepsi pernikahan di gedung Darussalam. Mengenakan baju batik baru, selop baru, dan wewangian baru. Ia berdiri di tengah ruangan dan dengan luwes melahap makanan ini dan itu sampai kenyang. Ketawanya riang seperti kuda meringkik pada puncak birahi.
Si miskin pergi ke resepsi pernikahan di gedung Darussalam. Mengenakan baju batik lama, sandal selop butut, dan tanpa wewangian. Ia berdiri di pojok ruangan dan dengan canggung menyantap makanan ini dan itu sampai ia kekenyangan. Ketawanya lirih tertahan, seperti kuda kejepit pintu.
*****
Si kaya punya hajat mantu. Tamunya berderet-deret membawa mobil-mobil kinclong yang memenuhi jalan. Kotak uang sumbanganya setinggi almari.
Si miskin punya hajat mantu. Tamunya berderet-deret membawa sepeda ontel yang memenuhi jalan. Kotak uang sumbangannya berupa saku di baju dan celana sohibul hajat.
*****
Anak si kaya bertanya pada ibunya, “Nanti malam kita makan apa, Mah?”
Anak si miskin bertanya pada ibunya, “Nanti malam apa kita makan, Mbok?”
*****
Si kaya sakit, opname di kamar ber-AC. Saat ditanya ke paramedis bagaimana keadaan pasien, dijawablah:
“Waduh. Agak parah lo. Sementara biar pasien ditangani di sini seminggu lagi.”
Si miskin sakit, opname di kamar sumpek bareng tiga pasien lainnya. Saat ditanya ke paramedis bagaimana keadaan pasien, dijawablah:
“Sudah mendingan. Besok secepatnya bisa dibawa pulang.”

Cilacap, 24 November 2011
LUKISAN DI CERMIN
Seorang kepala kantor di suatu instansi pemerintah bermaksud mengunjungi sebuah pameran lukisan. Ia mengajak rekannya di salah satu komisi DPR yang menjadi tameng politiknya selama ini. Karena keduanya lupa tidak membawa kacamata, mereka mengajak ajudan si kepala kantor untuk melihat-lihat lukisan.
“Ini pasti lukisan kerbau. Kelihatan dari bentuk badannya yang besar!” komentar si kepala kantor pada kawannya.
“Anda salah, Kawan. Itu lukisan badak!!” sanggah sang anggota dewan.
“Psst...jangan keras-keras, Pak. Ini lukisan gajah. Lihat saja belalainya.” Terang sang ajudan.
Kedua pejabat publik tadi manggut-manggut.
Ketiganya meneruskan langkah. Hingga mereka sampai di pojok ruangan, ketika tiba-tiba sang anggota dewan berseru kegirangan,
“Tidak salah lagi. Ini pasti lukisan mobil antik. Lekukan bodinya begitu montok!”
Sang pejabat pemerintah giliran yang menyanggah,
“Aah...Sampeyan salah lihat lagi. Ini lukisan becak. Pelukis agaknya ingin mengangkat tema orang pinggiran. Itu mulia sekali.”
Melihat kedua atasannya keliru lagi, sang ajudan buru-buru meralat,
“Pssst...jangan keras-keras Pak. Ini lukisan kereta bayi!”
“Oowh...” seru kedua pejabat hampir bersamaan.
Karena sudah dua kali salah lihat, kedua pejabat itu berusaha menahan diri untuk tidak mengomentari lukisan. Takut kalau kelemahan mereka dalam melihat ketahuan lawan politik.
Begitu lama mereka menahan komentar hingga sampai di ujung deretan lukisan dekat pintu keluar. Iseng-iseng si pejabat mengomentari lukisan terakhir itu,
“Kali ini pasti benar. Ini pastilah lukisan gorila, nampak dari guratan wajahnya yang begitu tajam.”
Tak disangkanya, ternyata anggota dewan juga sependapat,
“Kali ini Anda benar Kawan. Ini lukisan gorila.” Sambil memicingkan matanya.
Kedua pejabat itu bersamaan melihat ke ajudan, meminta konfirmasi.
Sang ajudan tersenyum-senyum, dan dengan berat hati berkata,
“Maaf Pak. Itu cermin.”

Cilacap, 7 Nopember 2011
SAPI, HARIMAU, DAN RUMPUT
Tersebutlah seorang peternak hendak menyeberangkan sapi, harimau, dan rumput dengan menggunakan sebuah perahu. Perahu itu hanya bisa diisi salah satu jenis muatan.
Namun sesuai kodratnya, sapi memakan rumput, harimau memakan sapi. Jadi bila pasangan itu yang ditinggal berduaan, maka jumlah bawaannya akan berkurang.
Bagaimana agar ketiga muatan peternak itu tidak saling memakan sampai di seberang?
Pertama-tama tentulah si peternak akan membawa sapi ke seberang. Harimau yang ditinggal bersama rumput tidak akan memakan rumput.
Setelah menyeberangkan sapi, peternak kembali ke tempat semula untuk mengangkut rumput.
Begitu rumput sudah sampai di seberang, si peternak harus membawa sapi pada saat kembali ke tempat asal.
Sapi itu kemudian ditukar dengan harimau untuk diseberangkan.
Setelah harimau diseberangkan, barulah pada langkah akhir, si peternak bisa membawa sapi ke seberang.

Cilacap, 6 Nopember 2011
KLINIK DI HARI RAYA
Poli apakah yang paling laris pada saat hari raya Idul Adha?
Poli gigi. Jumlah orang yang sakit gigi meningkat tajam gara-gara selilitan daging kurban.
Poli apakah yang paling laris pada saat hari raya Idul Fitri?
Poli dalam. Jumlah orang yang sakit perut meningkat tajam gara-gara kebanyak tape dan sirup.
Poli apakah yang paling laris pada saat hari raya Natal?
Poli anak. Jumlah anak yang sakit meningkat tajam gara-gara stres hadiah dari orang tuanya tidak up to date.
Poli apakah yang paling laris pada saat hari raya Nyepi?
Poli THT. Banyak orang yang baru sadar kalau pendengarannya tidak normal gara-gara suasana sepi massal.
Poli apakah yang paling ramai pada saat hari raya Imlek?
Poli syaraf. Banyak orang yang kecetit gara-gara rebutan angpauw.

Cilacap, 31 Oktober 2011
MIE HARAM
Baru-baru ini MUI merilis daftar 5 merek mie yang diharamkan:
Pertama : mie-kirin yang jorok-jorok
Kedua : mie-lih milih sandal di masjid ketika mau pulang
Ketiga : mie-tesi tandurane wong
Keempat : mie-jeti bojone tangga
Kelima : mie-dek midek siraeh mertua

Cilacap, 22 Oktober 2011
KERIS SAKTI DAN TIGA PANTANGAN
Tersebutlan pasangan suami istri Paijo dan Painem yang sekian lama kesusahan : pekerjaan tidak tetap, kerja seminggu menganganggur sebulan. Hidup serba susah, SPP anak mereka yang di SMA menunggak dua semester, listrik sudah tiga bulan dicabut PLN, hutang menumpuk di empat warung tetangga.
Sedemikian susahnya sampai suatu hari keduanya memutuskan pergi ke dukun untuk mencari peruntungan.
Setelah keduanya menceritakan masalahnya, si dukun mengangguk-angguk seperti paham betul masalah tokoh pasangan kita ini.
“Baiklah Anakku. Aku berikan kalian keris sakti yang bisa merubah nasib kalian,” berkata si dukun sambil menyerahkan sebilah keris kecil mungil beserta warangkanya.
“Tanda keris ini cocok dengan kalian adalah kalau si keris bisa berdiri sendiri pada tengah malam. Pada saat itu kalian bisa mengutarakan keinginan kalian.”
“Nggih, mbah.” bersamaan keduanya menimpali.
“Tapi,.....ada tapinya.”
Pasangan kita tertegun.
“Tapi apa Mbah?”
“Keris ini akan marah kalau mengalami tiga hal pada saat dia sudah mulai berdiri sendiri. Kalau sudah marah, si keris tidak akan mandraguna lagi. Kalau ketiga pantangan itu sudah kalian langgar, kalian harus cepat-cepat mengembalikannya ke embah. Bahaya!!!”
Keduanya manggut-manggut seperti anak-anak gaul lagi ajep-ajep di diskotik.
“Apa saja itu Mbah???”
“Pertama, dia tidak boleh mendengar suara cicak. Kedua, tidak boleh ada hembusan angin. Dan ketiga, tidak boleh mendengar sebutan nama kalian. Paham!?”
“Ya, Mbah.”
“Satu lagi.....kalian hanya boleh mencobanya semalam hanya satu kali. Kalau satu pantangan sudah kalian langgar, maka kalian hanya boleh mengulanginya lagi di malam berikutnya.”
“Sendiko, Mbah” jawab si Paijo.
“Mas kawinnya dua ratus ribu, tambah sebungkus Dji Sam Soe.”
Keduanya memberikan mas kawin yang diminta mbah Dukun, itu pun dari hasil ngutang sana sini. Setelah mengucapkan terima kasih sekali lagi, keduanya pun pulang dengan sejuta harapan.
Malam pertama tiba.
Keduanya berencana melakukan ritual sebagaimana yang diutarakan si dukun.
Untuk menjaga agar tiga pantangan keris tidak terjadi, sore harinya mereka sudah bersusah payah membunuh semua cicak yang mampu mereka temukan. Semua jendela juga mereka tutup rapat-rapat, kisi-kisi angin mereka tutupi dengan sobekan koran, lubang-lubang di daun pintu mereka sumpal dengan sobekan kain.
“Pokoknya aman lah,” pikir mereka.
Tepat jam 12.00 malam mereka duduk besimpuh di depan keris sakti dari mbah dukun. Lima menit semenjak mereka mulai bersimpuh, perlahan si keris bergerak-gerak sendiri. Dengan susah payah, itu keris seperti mencoba untuk berdiri dengan gagang keris di atas.
Begitu si keris sudah pada posisi berdiri tegaknya, si Paijo kagum.
“Ck..ck..ck...ck...hebat...hebat.” pujinya.
Mendengar bunyi ck...ck...ck... dari Paijo, si keris langsung roboh seketika.
Painem langsung marah, “Piye si Pak..!!??”
Paijo buru-buru minta maaf pada si istri. “Sori..sori..”
“Besok kita coba lagi, Bu.” Imbuhnya meredakan emosi si istri.
Malam hari berikutnya.
Tepat jam 12.00 malam keduanya sudah bersimpuh di depan keris.
Lima menit semenjak mereka mulai bersimpuh, perlahan si keris bergerak-gerak sendiri. Dengan susah payah, itu keris kembali mencoba berdiri dengan gagang keris di atas.
Begitu si keris sudah pada posisi berdiri tegaknya, si Painem yang sejak sore masuk angin tiba-tiba kentut.
“Thuuut........prpt...prtpt..prprttt” disertai hembusan udara beraroma menyengat yang cukup kencang.
Si keris pun roboh seketika.
“Owalah...Bu...bu. Silite dolll ya?” Paijo agak naik pitam sampai keluar bahasa kotornya.
“Iya...iya...satu-satu Pak,” bela si istri.
Malam pertama mereka sudah kecewa. Malam kedua kekecewaan itu bertambah hingga timbul rasa khawatir.
“Tinggal satu kali kesempatan mencoba. Kalau gagal....?”
Malam ketiga mereka betul-betul tampil all out, perfect, dan super hati-hati. Saking hati-hatinya mulut Paijo pun dilakban. Painem sudah sejak sore makan secukupnya, dan tidak makan ubi rambat favoritnya agar tidak kentut lagi.
Tepat jam 12.00 malam keduanya bersimpuh di depan keris.
Lima menit semenjak mereka mulai bersimpuh, perlahan si keris bergerak-gerak sendiri. Dengan susah payah, si keris berusaha berdiri sendiri dengan gagang keris di atas.
Sejauh itu keduanya merasa optimis : Paijo sudah tidak mungkin lagi mengeluarkan suara decak kagum yang seperti bunyi cicak itu. Painem pun demikian, perutnya merasa nyaman dan tidak mungkin lagi akan kentut sewaktu-waktu.
Akhirnya si keris sudah pada posisi berdiri tegaknya.
Keduanya lega. Pelan-pelan Paijo membuka lakban yang mengunci mulutnya. Painem pun sudah merangkai kata untuk dipintakannya pada si keris.
Sampai tiba-tiba terdengar bunyi kentongan dari luar rumah, “Pak Paijo....ronda...ronda. “
Tung tung tung tung....tung.....bunyi kentongan bertalu.
“Jo,...Paijo ronda...!”
Begitu terdengar nama Paijo, si keris pun roboh seketika.

Cilacap, 20 Oktober 2011
SI GANTENG DAN SI JELEK
Tanpa sengaja, kita sering berlaku tidak adil pada seseorang karena keadaannya. Sebagai contoh, dua orang cowok, yang satu ganteng, yang lain jelek. Untuk beberapa keadaan, kita mengomentari keduanya secara diametral.
Si ganteng naik mobil kinclong :
“Wah, matching banget. Orangnya ganteng, mobilnya keren. Hm...”
Si jelek naik mobil kinclong :
“Majikannya mana mas?”
Si ganteng jalan bareng cewek cantik :
“Serasi banget sih. Kaya Romeo n Juliet.”
Si jelek jalan bareng cewek cantik :
“Dukune manjur, tuch.”
Si ganteng mencuri handphone:
“Maklum lah...., Manusia memang tempat lupa dan salah.”
Si jelek mencuri handphone:
“Dasar tampang kriminal...!!! udah jelek,....maling lagi.”
Si ganteng terkilir terantuk batu di jalan:
“Haduh Mas,....kenapa?, sakit ya....?”
Si jelek terkilir terantuk batu di jalan:
“Rasain lu...!!!”
Si ganteng nyuci mobil di depan rumah :
“Nyuci, Mas..., rajin amat..”
Si jelek nyuci mobil di depan rumah:
“Berapa duit Bang, biaya nyuci....???”
Si ganteng opname di rumah sakit :
“mBezuk Yuk,....”
Si jelek opname di rumah sakit:
“Sabodo...”
Si ganteng menikah, ucapan kepada mempelai putri:
“Selamat ya,.....semoga jadi keluarga yang bahagia.”
Si jelek menikah, ucapan kepada mempelai putri:
“Sabar ya,....hidup memang penuh cobaan.”
Si ganteng ke salon:
“Wauw....pasti tambah ganteng ntar keluarnya.”
Si jelek ke salon:
“Belagu...!!!”

Cilacap, 21 September 2011
KURSUS KETIK
Sebuah lembaga kursus mengetik mengiklankan diri:
“Hanya dengan empat kali pertemuan, kami jamin Anda sudah mahir mengetik dengan sistem buta : mengetik tanpa melihat tuts keyboard. Jadikan tiap ujung jari Anda memiliki mata untuk melihat semua karakter huruf dan angka bersama pengajar kami yang sangat kompeten!!!”
Peserta berbondong-bondong mendaftar.
Setelah empat kali mengikuti kursus dari lembaga itu para peserta dites.
Hasilnya luar biasa : MEREKA MAMPU MENGETIK DENGAN REKOR 200 KALI KESALAHAN KETIK DALAM SATU MENIT.

Cilacap, 21 September 2011
MAS KAWIN
Seorang pengantin pria, yang pikirannya dipenuhi sex, kemudian sex, dan akhirnya sex, mengucapkan akad nikah yang ternyata keliru:
“Saya nikahi fulan binti fulan dengan mas kawin seperangkat alat kelamin......???!!!”
Undangan pun sontak tertawa, tertegun, dan kasihan.
“Dasar pengangguran...modalnya cuma alat kelamin.” Gumam tamu di salah satu sudut tratag.

Cilacap, 16 September 2011
JIN DAN PENGANGGURAN
Seorang pemuda lajang tua mengeluh tentang hidupnya yang serba susah : pekerjaan tidak ada, kantongnya selalu kosong, dan tidak ada cewek yang mau didekatinya. Dalam galau yang berkepanjangan, pemuda kita ini menyusuri jalan kampung. Terseok-seok kakinya melangkah sambil termangu.
Tang!!...kakinya menendang kaleng susu kosong.
Tang, klontang-klontang!!...kakinya menyepak kaleng biskuit kosong.
Hingga : Tagk!!!!.....Kaki tokoh kita ini tanpa sengaja menendang teko tua keramat. Perlahan keluarlah asap putih dari moncong teko itu, kian lama kian pekat sampai sesosok jin gede gundul keluar.
“Ha..ha..ha..ha, ..AKU BERI KAMU SATU PERMINTAAN..!!!”
Tokoh kita kaget....tapi juga girang bukan kepalang. Secepat kilat pikirannya mencari kata untuk mengurai keinginan yang paling ia kangeni saat ini.
“Aku pengin kantungku selalu penuh terisi uang hingga cewek-cewek mengerubutiku.”
Si Jin berfikir sejenak. Semula ia berfikir kalau permintaan tokoh kita ini mengandung dua hal : uang dan perempuan. Tapi melihat wajahnya yang memelas, si Jin pun akhirnya kasihan juga.
“Baiklah,....kamu akan saya rubah besok pagi setelah bangun tidur.” Janji Jin.
Pada keesokan harinya, tokoh kita ini sudah sibuk sebagai seorang kondektur bus.

Ngawi, 3 September 2011
TINGGI TIANG BENDERA
Seorang karyawan di suatu sekolah diminta untuk mengukur tinggi tiang bendera oleh kepala sekolah guna kepentingan pembelian tali bendera.
Karyawan itu menyambung dua tangga bambu dan dengan susah payah naik dari bawah ke atas untuk mengukur tinggi tiang sepresisi mungkin, menurut anggapannya.
Seorang kawannya di bawah mengusulkan metode yang berbeda, “Kang,...daripada bersusah payah begitu, mending tiangnya aja dilepas, terus diukur di tanah panjangnya.”
Dengan sigap si karyawan tokoh kita ini berdalih,
“Dapurmu ruag!!!”
Lalu keluarlah diktum argumentasinya, “Saya disuruh bapak kepala untuk mengukur tinggi tiang, bukan mengukur panjangnya!!”
Teman karyawan kita ini mafhum,
“Dasar o’on.” Batinnya.

Cilacap, 28 Agustus 2011
CERITA UPIL
Sebagian besar orang akan tahu jika ditanya : benda apakah yang dicarinya susah, begitu ditemukan langsung dibuang?
Jawabannya tentu saja : U P I L
Mereka juga mahir bila disuruh membedakan antara sebutir nasi dan seonggok UPIL.
Jawaban mereka : sebutir nasi selalu di atas meja, sedangkan sebutir UPIL selalu saja di bawah meja.
Begitu tenarnya barang satu ini, sampai-sampai negara Jiran Malaysia memproduksi film anak-anak yang sukses luar biasa berjudul UPIL dan IPIL.
Namun tahukah Anda, UPIL ternyata sekarang menjadi komoditas ekonomi. Dengan ketekunan yang luar biasa, Anda mungkin saja bisa memenuhi permintaan seorang agen di daerah Cilacap sebagai berikut:
Dibutuhkan UPIL untuk diekspor, dengan kualifikasi,
Pertama : berasal dari satu produsen, artinya hasil ngupil dari satu orang saja agar terjamin keseragaman senyawa kimiawinya
Kedua : kandungan airnya 20 – 50 per sen, tekstur tidak terlalu lembek tapi juga tidak terlalu keras
Ketiga : untuk menjamin ketersediaan agen, sekali setoran minimal 2 kg UPIL.
Nah lo, siapa berminat?

Cilacap, 27 Agustus 2011
PEMALSUAN DI HARI LEBARAN
Hati-hati pemalsuan merek di hari-hari lebaran. Di kampung saya, beberapa merek roti kaleng kenamaan dipalsukan pada hari orang saling bersilaturahmi. Data yang sudah terhimpun sebagai berikut:
Merek Monde berisi rengginang.
Merek Kong Huan Biscuit diisi sukro.
Merek Nissin Biscuit diisi roti nastar.
Samakah dengan di tempat Anda???

Cilacap, 20 Agustus 2011
JUS 1
Di sebuah kedai es jus, seorang pembeli memesan,
Pembeli, “Jus jambu tanpa es, Mba”
Penjual, “Berarti ‘Ju’ Jambu nggih Pak?”
Pembeli, “...??”
JUS 2
“Jus apa yang paling terkenal di Arab?”
Jawab : “Juz amma’...”
JUS 3
Ita : “Jus apa yang tidak bisa diminum?”
Ati : “Jus wortel busuk”
Ita : “Bukan”
Ati : “Jus otak kambing”
Ita : “Salah”
Ati : “...Nyeerah”
Ita : “Jus tru itu yang aku tanyakan.”

BIKIN PENASARAN
Sepasang sahabat di rumah makan Sidoroso, Dudi dan Dodo:
Dudi, “Sekarang saya tahu cara membuat orang penasaran.”
Dodo, “Gimana...?”
Dudi, “Besok aja saya kasih tahu.”
Dodo, “Sekarang aja kenapa?!”
Dudi, “Nah lo...penasaran kan?”
Dodo, “Asemb...”

Cilacap, 10 Agustus 2011
SELEKSI KIR
Seorang guru muda menyeleksi tiga judul Karya Ilmiah Remaja (KIR) tentang Kesetaraan Gender dari tiga peserta siswa putri. Hasil seleksi ini akan dikirim mewakili sekolah untuk lomba KIR serupa tingkat kabupaten.
Peserta pertama mempresentasikan karya ilmiahnya : Kontennya kurang bagus, datanya kurang valid, tapi presentasinya sempurna.
Giliran peserta kedua mempresentasikan karya ilmiahnya : Kontennya kurang bagus, datanya akurat, tapi presentasinya tidak layak.
Terakhir peserta ketiga mempresentasikan karya ilmiahnya : Kontennya sempurna, tapi datanya kurang valid dan presentasinya mengecewakan.
Si guru bingung memilih dari ketiganya yang akan mewakili sekolah untuk lomba serupa tingkat kabupaten.
Pada hari penentuan, akhirnya si guru itu memilih dari ketiganya yang paling gendut.

Cilacap, 29 Juli 2011
BEKAL MATI
Adalah empat sekawan, teman sepermainan, teman sesekolah, teman seperjuangan, hingga keempatnya akhirnya menjadi pengusaha yang sukses.
Suatu hari, salah satunya yang paling tua mati, berpisah dengan tiga lainnya untuk selama-lamanya. Isak dan tangis mengiringi kepergiannya. Tak terkecuali dari ketiga sobat karibnya itu.
Sudah menjadi tradisi di daerah dimana mereka tinggal, orang yang mati akan didandani dengan dandanan yang paling keren, sanak saudara akan memberi bekal terakhir untuk perjalanan di alam setelah mati, persis seperti tradisi Mesir Kuno di jaman raja-raja Fir’aun.
Setelah ritual mendandani mayit selesai, tibalah saatnya bagi ketiga sobat si almarhum akan memberi bekal terakhir bagi si mayit.
Majulah salah satunya ke peti jenazah. Setelah menyeka air mata, ia mengeluarkan uang satu juta rupiah dan dimasukkannya di saku kanan jas si mayit sembari berucap, “Selamat jalan kawan. Semoga engkau sukses di alam sana.”
Perlahan ia mundur sambil membungkuk sekali lagi sebagai penghormatan terakhir sebelum peti jenazah dipaku.
Giliran sohibnya yang kedua maju ke depan, juga sambil terisak sesenggukkan. Ia bungkukan badan dan berbisik pelan di telinga si mayit, “Sobat, aku tadi sempat melihat teman kita memberimu uang bekal satu juta. Aku lebih menyangimu dari dia, aku bekali engkau uang tunai tiga juta rupiah. Selamat berjuang di alam sana kawan, sukses selalu!”
Ia pun memasukkan uang tiga juta yang dijanjikannya di saku kiri jas mayit. Perlahan ia mundur ke belakang, dan diakhiri dengan penghormatan terakhir dengan membungkukan badan.
Akhirnya, majulah anggota empat sekawan yang terakhir, yang paling muda, paling ambisius, paling jenius, dan juga paling kikir.
Ia berbisik di telinga si mayit,
“Kawan, aku mengintip teman pertama memberimu bekal satu juta, teman kedua memberimu uang tiga juta rupiah. Apalah artinya uang bagikut teman, dibanding persahabatan yang kita jalin selama ini. Aku tidak akan mengklaim diri sebagai yang paling menyayangimu diantara kami bertiga. Sungguh, aku akan memberimu bekal enam juta rupiah untuk menunjukkan betapa aku menyayangimu, lebih dari dua teman kita yang lain.”
Ia pun mengeluarkan lembaran cek, ia tuliskan angka 10.000.000 di lembaran cek itu. Dimasukkannya lembar cek tadi ke saku jas si mayit sambil berbisik, “Aku memberimu cek sepuluh juta. Sebagaimana tadi aku janjikan, aku memberimu bekal enam juta rupiah. Kembaliannya yang empat juta saya ambil dari sakumu sobat.”
Ia pun mengambil uang empat juta dari kedua saku jas si mayit, dan menukarnya dengan cek senilai sepuluh juta.
“Semoga engkau menemukan bank untuk mencairkan cek di alam sana sobat.” Imbuh orang ketiga ini sambil mundur ke belakang dengan perasaan menang.

Cilacap, 14 Juli 2011
LEMPAR JUMRAH
Seorang pejabat di suatu departemen pengucur proyek pergi naik haji dengan fasilitas dari pemerintah. Gratis tis.
Pejabat ini tergolong sukses. Take home pay yang ia bawa pulang melebihi dari gaji standar yang diperoleh pegawai negeri segolongan dengan dirinya. Ia peroleh semua itu dari gratifikasi, atau suap dari rekanan yang mengerjakan proyek-proyek pemerintah melalui perizinannya. Bahasa lugasnya, korupsi. Bahasa lugas lainnya, dialah koruptor.
Syarat dan rukun haji ia ikuti sekedarnya, hingga tibalah di hari ia melempar jumrah. Dalam kerumunan manusia yang berdesak-desak, tokoh kita ini masih sempat melempari tugu di pusat jumrah aqobah itu.
Sekuat tenaga ia melempar batu kerikil yang sudah disiapkan. Lemparan pertama meleset, lemparan kedua hampir mengenai tugu, asemb.., misuhnya. Dengan konsentrasi tinggi, ia lempar sekuat-kuatnya hingga pada lemparan ketujuh mengenai tepat di tengah tugu, tar!!
Begitu batu kerikil terakhir itu mengenai tugu, selang beberapa saat kemudian ia merasa dilempar dari arah berlawanan, tepat mengenai jidat. Tokoh kita ini mencari-cari batu yang tepat mengenai jidatnya. Ketemulah batu kecil itu : hitam legam dan mengkilap.
Merasa penasaran, tokoh kita ini menyimpan batu itu sebagai jimat.
Ritual haji itu akhirnya selesai, dan pejabat kita ini sampai juga di tanah air. Begitu ramah tamah dan syukuran dengan bawahannya selesai, ia buru-buru menemui seorang kyai di kampungnya. Ia menanyakan guratan rajah bertuliskan huruf Arab itu pada sang Kyai yang tahu tata tulis huruf hijaiyah dengan mumpuni.
Dengan susah payah sang Kyai yang sudah sepuh ini membaca huruf demi huruf, yang kalau langsung diterjemahkan ke bahasa Indonesia, rajah itu berbunyi,
“se.sa..ma ..sye...tan..di.. la..rang...sa..ling...me...lem...par..!!”

Cilacap, 8 Juli 2011
ATURAN TRAFFIC LIGHT
Betapa pentingnya keberadaan traffic light di perempatan yang ramai. Si kaki satu mata tiga ini mampu mengatur pengguna lalu lintas agar tidak saling bertabrakan. Bagaimana mekanisme kerja lampu bangjo ini?
Das solen (seharusnya)
Hijau : jalan
Kuning : kurangi kecepatan dan siap untuk berhenti
Merah : berhenti
Das sein (kenyataannya)
Hijau : jalan
Kuning : tambah kecepatan
Merah : tengok kiri-kanan.... gak ada polisi....jalan!

PROTES TILANG
Seseorang yang sudah memakai helm, mengenakan jaket touring, membawa SIM dan STNK ditilang polisi. Ia protes,
“Kenapa saya ditilang, Pak?”
Si polisi menjawab dengan enteng,
“Sebel aja. Anda berputar-putar pake helm dan mengenakan jaket, tapi gak bawa motor!”

RAHASIA RASA BEBEK GORENG H SLAMET
Gerai Bebek Goreng H. Slamet dengan sambel koreknya di Jalan Rinjani sana selalu ramai pengunjung.
Dimanakah letak rahasia rasa Bebek Goreng H. Slamet?
Rahasianya ada di huruf “B”.
Jika huruf ini hilang, baik digoreng atau dibakar tetap saja nggak karuan rasanya.

JENSUD
Departemen apakah yang paling populer di Indonesia?
Departemen Store.
Sebutkan salah satu Departemen Store itu!
Rita
Dimanakah letaknya di kota Cilacap?
Jalan Jensud
Apakah kepanjangannya Jensud itu?
“Jenderal Sudtomo”, kata si Opi, anak saya.

SMS MEMUJI
Saya menerima pesan singkat sms begini,
“Anda orangnya sabar, pintar, dan tampan. Anda jug berkecukupan, baik hati dan tidak sombong.”
Saya jadi tersanjung, sebelum melihat tulisan dibawahnya,
“itu kata temen-temen tentang saya lo.”

Cilacap, 4 Juli 2011
UCAPAN MANTEN
Seorang guru diundang oleh pasangan manten yang keduanya mantan murid 5 tahun yang lalu. Si manten laki adalah siswa yang dulunya suka bikin gaduh, tidak begitu tampan, tetapi cukup pintar hingga sekarang kerja di sebuah perusahaan swasta multinasional. Sementara manten perempuan dulunya adalah siswa pendiam, cukup pintar, dan termasuk kembang kelas.
Selesai menyantap hidangan yang disiapkan oleh walimatul ursy, si guru ke pelaminan mengucapkan selamat dan doa kepada kedua mempelai.
Kepada manten laki-laki guru ini berucap, “Selamat ya. Kamu beruntung sekali mendapatkan pasangan yang pintar dan cantik. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warohmah. Semoga juga cepet dapet momongan.”
Manten laki-laki terharu.
“Amiin. Makasih pak guru. Maaf dulu ya Pak, selalu gaduh kalo pelajaran fisika.” Si manten lelaki menambahkan dalam hati, “Habisnya mbosenin sich. Udah materinya susah, suaranya nggrenyem, tulisanya kecil jelek. Tulisan kok kaya tanda tangan.”
Beruntung si guru tidak mendengar gerutu manten laki-laki itu.
“Wajarlah, .....namanya juga masih anak-anak. Maaf juga kalau dulu pak guru pernah ngeluarin kamu dari kelas.”
“Nggih Pak.”
Selesai menyalami si manten laki, guru ini bergeser ke manten perempuan. Tak banyak yang diucapkan guru ini, hanya sedikit ucapan,
“Sabar ya..., hidup ini memang banyak cobaan.”

Cilacap, 1 Juli 2011
WARNA BENDA
“Dari jauh merah, setelah dekat eh hijau. Apaan tuh?”
Jawab:
Salah lihat.

TIANG ENAK
“Tiang-tiang apa yang enak?”
Jawab :
Tiang-tiang mimi es blewah

GIGI PALSU
“Siapakah orang yang mampu sikat gigi sambil bersiul?”
Jawab :
Orang tua pakai gigi palsu.

GIGI PALSU 2
Sepasang kakek dan nenek masuk ke sebuah rumah makan. Mereka memesan dua porsi sop buntut. Tak berapa lama pelayan selesai menyajikan pesanan kakek-nenek tersebut.
Si kakek langsung memakan bagiannya dengan lahap. Ia menyeruput kuah, lalu memasukkan nasi dengan cepat ke mulutnya. Geal geol geal geol, sepertinya butiran-butiran nasi itu lari kian kemari di dalam mulutnya. Nasi belum sempat ditelan si kakek buru-buru memasukkan cincangan daging pembungkus tulang lunak dari buntut sapi. Kembali geal-geol kelihatannya. Dengan susah payah akhirnya si kakek itu mampu menelan menu enak yang mereka pesan.
Sementara si kakek melahap pesanan, si nenek diam saja melihat kakek yang telah menikahinya puluhan tahun itu menyelesaikan makannya.
Heran dengan tingkah pasangan tua itu, si pelayan yang sudah lama penasaran mendekati keduanya, “Nenek tidak makan?”
Si nenek geleng kepala.
“Apa supnya kurang enak, Nek?” imbuh pelayan dengan rasa iba.
Kembali si nenek gelengkan kepala.
Si kakek, yang hampir selesai makan malah yang menimpali, “Isti saya ini lupa tidak membawa giginya. Makanya dia nunggu kakek selesai makan.”
“Owh, gantian pake gigi to.”, gumam pelayan.

POLISI VERSUS PENEROBOS
Seorang remaja menerobos lampu merah di perempatan Bluemoon. Tak jauh dari perempatan itu dia setop seorang polisi yang bersembunyi di seberang perempatan.
“Bisa liat SIM dan STNK-nya, Dik?!!”
Si remaja dengan gemetaran mengeluarkan dompet tipisnya, berisi SIM dan STNK, serta 2 lembar uang seribuan.
Selesai melihat SIM dan STNK yang ternyata masih berlaku pak polisi menyidik, “Tau kesalahanmu?!!”
“I..iya Pak. Saya menerobos lampu merah.” Jawab remaja itu lemas.
“Jadi kamu liat tadi lampu menyala merah?!!”
“Liat Pak.”
“Lalu kenapa kamu terobos juga?!!”
Dengan jujurnya si remaja menjawab, “Iya pak. Saya memang melihat lampu menyala merah. Tapi saya enggak liat kalau Bapak sembunyi di sini.”
Si polisi itu geram dan mengeluarkan surat tilangnya.

Bandung, 22 Juni 2011
SEKRETARIS YANG BAIK DAN SEKRETARIS YANG GENIT
Bagaimana membedakan keduanya?
Sekretaris yang baik akan menyapa bosnya di pagi hari dengan kalimat, “Selamat pagi, Pak?”
Sekretaris yang genit akan menyapa bosnya di pagi hari dengan kalimat, “Sudah pagi, Pak”

BONUS PULSA
‘Selamat, nomor Anda mendapatkan bonus pulsa gratis selama setahun ke depan. Caranya mudah : matikan HP Anda dan nyalakan kembali di tahun depan.’

SAYANG....
“Sayang....maafkan aku terlalu lama tidak membalas sms-mu. Percayalah, itu sungguh membelenggu perasaanku.
Mungkin terlalu lama aku menimbang-nimbang untuk mengatakan yang sesungguhnya kepadamu. Aku tak tahan lagi untuk mengutarakan perasaan yang selama ini aku pendam. Dan hari ini niat itu kubulatkan.
Percayalah sayang,...aku tak juga memberi jawaban sms-mu karena aku sayaang banget sama pulsaku...”

KEMBALI KEPADAKU....
Sejak kepergianmu hidupku menjadi kacau. Makan tak enak tidur pun tak nyenyak. Kian lama aku sadari bahwa aku memang betul-betul membutuhkan kehadiranmu.
Kembalilah sayang, ...aku bener-bener membutuhkan seorang pembantu.

LIPSTSICK
Mengapa lipstik berwarna merah?
Jawab:
Merah aja diserobot, apalagi hijau?

JUGA BUAT WANITA
Seorang dosen di sebuah perguruan tinggi negeri di Bandung pergi ke Jogja menumpang kereta api kelas ekonomi PASUNDAN. Karena toilet di kereta kelas ecek-ecek itu bagi dosen menjijikkan, ia menahan hajat buang air kecilnya hingga stasiun Tugu.
Begitu kereta berhenti di stasiun yang tiba-tiba sangat ia kangeni itu, si dosen lari menuju toilet untuk melepaskan isi kandung kemih yang sudah hampir pecah. Tak berapa lama ia pun keluar dengan perasaan yang luar biasa lega. Lebih melegakan dari sukses disertasi S2-nya dulu.
Keluar dari toilet, ia kaget hampir bertabrakan dengan seorang wanita gemuk. Lebih kaget lagi karena si dosen terkena semprot,
“Bagaimana si njenengan ini. Ini toilet khusus wanita mas. ...Gak tau etika!!”
Si dosen cengar-cengir.
“ Sengaja ya? Apa njenengan punya kelainan??....Kalo masuk liat-liat dulu dong!!”
Si dosen mulai gerah.
“Kalo liat tampangnya si njenengan terpelajar. Tapi masak, baca ini toilet untuk wanita aja gak bisa??!”
Si dosen tambah gerah,
“Maaf Bu..., yang ini (sambil nunjuk ke resleting celana) juga buat wanita”
Si ibu gemuk itu menyeringai malu.

Cilacap, 19 Juni 2011
LOMPATAN SI KODOK
Asumsikan seekor kodok mampu melompat sejauh setengah meter tiap lompatan. Bila kodok tersebut hendak menyeberangi sungai yang lebarnya 4 meter, berapa kali ia melompat?
Jawab :
Dua kali.
Satu saat terjun ke air, dan kedua saat keluar dari air setelah sampai di seberang.

DIBALIK CELANA DALAM
Apakah yang ada di balik celana dalam wanita yang baru dibeli?
Lima huruf : diawali huruf M dan diakhiri oleh huruf K.
.......
Jawab :
MEREK

SIAPAKAH DIA?
Bentuknya lonjong. Terdiri dari enam huruf, diawali K dan diakhiri L. Ia biasa dipakai pada malam hari menjelang tidur!
.......
Jawab :
KAMPIL

Cilacap, 1 Juni 2011
BILA HIDUPMU GELAP
Bila hidupmu terasa gelap, maka minta maaflah pada ibu. Karena sesungguhnya surga ada di bawah telapak kakinya.
Bila masih gelap juga, maka menangislah di hadapannya. Karena beliaulah tempat mengadu dan berkeluh kesah.
Bila pun masih gelap juga, maka bersimpuhlah di kedua kakinya, dan katakan dengan sungguh-sungguh, “Ibu....besok bayar listrik ya, biar nyala lagi.”

Cilacap, 19 Mei 2011
FACEBOOK
Jejaring sosial facebook memang heboh, asyik, dan murah meriah. Anda bisa mendapatkan teman, pacar, bahkan pasangan Anda melalui jejaring ini. Tapi tahukah Anda, facebook ternyata diprogram oleh seorang programer amatiran asal Jakarta.
Orang ini alumnus sebuah perguruan tinggi ternama di Surabaya, kemudian terdampar di Jakarta bersama istri dan seorang anak mereka yang masih kecil. Sang programmer ini bekerja di sebuah gerai komputer, dengan penghasilan kecil tetapi jam kerja yang tidak menentu. Di sela-sela kerjanya ini ia mampu membuat sebuah program komunikasi multiarah untuk mendekatkan manusia dengan sesamanya.
Ia merasa telah menyempurnakan pekerjaannya, itu berarti ia siap untuk menjual hasil jerih payahnya ke vendor dan menerima aliran uang sebagai kompensasi penggunaan programnya. Satu hal yang masih mengganjal, ia belum punya nama untuk program barunya ini. Ia meneliti satu per satu nama-nama penyedia layanan serupa : Yahoo, google, ziddu, blogger, wordpress, youtube.
Ia masih berpikir-pikir untuk menentukan nama program itu sampai tiba-tiba muncul anak semata wayangnya, “Pa cebok pa, cebok”. Itu panggilan khas anaknya saat selesai buang hajat lembeknya.
Panggilan anaknya ini menyentakkan alur pikirnya ke entah berantah, “Pa cebook?, huf nama yang bagus nih” girangnya.
Itulah ceritanya mengapa penyedia layanan komunikasi yang sekarang lagi heboh ini bernama facebook.

Cilacap, 10 Mei 2011
MONTIR DI BUS KOTA
Sebuah bus kota penuh sesak. orang-orang berdesakan dan berhimpitan. Tak terkecuali seorang wanita muda berpakaian putih mengkilap, cantik dan seksi. Seorang lelaki paruh baya yang duduk di kursi menawarinya, “daripada berdiri capek begitu, Non saya pangku aja,... mau??”.
Tak dinyana si wanita muda ini mengangguk tanda setuju. Mungkin karena kecapean habis pulang dari kantornya. “Makasih..”, Ia pun duduk dipangkuan si lelaki. Diam itu cukup lama, hingga si lelaki membuka percakapan, “Non bekerja di rumah sakit ya?”
“Kok tahu..?” selidik wanita.
“soalnya baju Non bau karbol kayak di rumah sakit.”
Wanita itu mengangguk tanda dugaan lelaki itu benar adanya, kemudian diam sejenak.
“Bapak kerja di bengkel??”
“Kok tahu...?” selidik si lelaki.
“Soalnya dari tadi dongkrak Bapak naik turun terus!”
“!@#???*&”

Cilacap, 28 April 2011
SOPIR SARJANA
Tersebutlah seorang pejabat di suatu negeri entah berantah. Namanya Pak Untung, tubuhnya pendek berisi. Riwayat pendidikannya untung-untungan : lulus dari SD selama 8 tahun, SMP 4 tahun. Setelah lulus dari kejar paket C, lantas meneruskan ke jenjang S1 di sebuah perguruan tinggi kelas sore. Nasib baiklah yang membuat Pak Untung kini menjadi seorang pejabat berpengaruh di kabupatennya.
Nasib Pak Untung bertolak belakang dengan nasib sopir pribadinya, lulusan S1 dari universitas ternama di negeri entah berantah ini.
Di suatu siang dalam ruang yang sejuk ber-AC, Pak Untung menghadiri acara wisuda pasca sarjananya. Keberuntungannyalah yang membuatnya mampu menyelesaikan tesis S2 nya dengan memuaskan. Tiba saatnya dia disebutkan namanya oleh MC dan majulah dia dengan gagah gempita. Sang rektor, yang adalah dosen penguji tesisnya memberinya map simbolik kesarjanaan. Pak Untung membungkukkan badan sebagaimana yang lain, kemudian si rektor memindah pita dari kanan ke kiri bagian toga Pak Untung.
Sambil memindah pita toga, sang rektor berbisik, “Anda Pak Untung?”
“Iya, Bapak?!” tegas Pak Untung tanpa ragu.
“Bukankah Pak Untung orangnya berbadan tinggi kurus berkacamata?” imbuh sang rektor.
“Saya ingat betul karena kemaren presentasi tesisnya mampu membuat peserta seakan terhipnotis secara akademik. Kemarin yang presentasi itu tinggi kurus berkacamata kok!”
Dengan percaya diri, Pak Untung ini menjawab, “Oh.. Itu sopir saya Bapak!?”
Sang rektor tersentak kaget.
“Jadi sopir Andalah yang kuliah dan mengerjakan tesis?”
“Begitulah Bapak!” yakin Pak Untung.
Si Rektor lunglai seketika.

Cilacap, 21 April 2011
NAMA KARTINI
Tahukah Anda kalau KARTINI bukanlah nama untuk orang yang sangat berjasa dalam memperjuangkan kesetaraan gender?
Ingatlah bait dalam lagu IBU KITA KARTINI,
“.....Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
HARUM namanya......”
Jadi nama orang itu adalah : HARUM.

Cilacap, 31 Maret 2011
BAHASA ENGLISH
Setiap daerah adalah berbeda : suku, makanan khas, cara berpakaian, juga logat. Argumen ini pulalah yang digunakan seorang kelasi kapal pesiar yang sesumbar bisa berbahasa Inggris aktif di depan calon mertuanya.
“Benar Kamu sudah pernah berkunjung ke banyak negara asing?” selidik sang calon mertua.
“Benar Om. Alhamdulillah, saya sudah bisa aktif berbahasa Inggris Om.”
“Benarkah? Coba saya tes. Bahasa Inggrisnya hutang kredit apa coba?!”
Sang kelasi gelagapan, Itu karena kosakata tersebut jarang ia peroleh di atas kapal. Hutang kredit?? Emang ada FIF di kapal? “Huh dasar orang tukang kredit. Motor kredit, kulkas kredit, bahkan sepatu kredit juga” gumamnya. Tapi ia tak kehabisan akal.
“Yang Om maksud, bahasa Inggris untuk daerah British atau Amrik Om, soalnya beda-beda sih?”
“British aja” tegas sang calon mertua.
“Em...Britishnya untuk orang kerajaan atau orang awam Om? Soalnya disana juga ada Inggris kromo dan Inggris ngoko begitu” elak sang kelasi.
“Ya sudah. Orang awam saja.”
“Berarti Inggris ngoko ya Om?”
“Hm...ya, apa coba?”
Sang kelasi sungguh berharap ada tamu calon mertua yang tiba-tiba datang sehingga percakapan itu terputus. Atau orang iseng yang misscall calon mertuanya itu. Apa boleh buat, harapannya kosong. Dengan terpaksa ia kembali mengulur-ulur waktu.
“Trus yang dimaksud Om ini orang awam yang tinggal di pesisir atau di daerah perkotaan. Masalahnya antara kedua daerah itu dialeknya juga berbeda Om?”
Si calon mertua ini mulai mengagumi keluasan pengetahuan dari calon mantunya. “Ia bisa membedakan sangat detil antara daerah. Wah...calon menantu yang hebat..”bangganya.
“Bagaimana kalau orang Pesisir saja.” Tegas si calon mertua.
Dengan pede si kelasi berkilah, “Ngomong-ngomong. Hutang kredit yang Om tanyakan berjangka berapa bulan Om. Orang sana emang rumit, kosakatanya spesifik banget gitu.”
“Kalo yang setahun bahasa Inggrisnya apa?”
“Ntar dulu Om. Itu pake jaminan apa enggak?”
“Pake..pake. Pake jaminan!”
“Trus jaminannya apa Om?”
Tilulit tilulit tilulit. HP calon mertua ini tiba-tiba berbunyi, rupanya si istri minta dijemput dari arisan.
“Bentar ya...Om jemput tante dulu.”
Alhamdulillah......gumam si kelasi.

Cilacap, 21 Maret 2011
KUSIR DAN KUDA
Tahukan Anda mengapa kuda pada dokar dipakaikan kacamata di samping matanya??
Tujuan pemakaian kacamata adalah agar si kuda tidak iri hati saat melihat penumpang yang ditariknya justru membayar pada kusir, bukannya pada kuda itu.

Cilacap, 4 Maret 2011
BISA NULIS GA BISA BACA
Mata pelajaran bahasa asing di SMA N 2 Cilacap adalah bahasa Mandarin. Saat akreditasi (penilaian) sekolah, sang asesor ingin mengetahui sejauhmana keberhasilan pendidikan mapel tersebut. Ia memanggil salah satu siswa untuk dites tingkat penguasaan bahasa Mandarin.
“Bagaimana pelajaran bahasa Mandarin yang kamu rasakan?”
“Bagus Pak. Bu gurunya enak ngajarnya, jadinya menyenangkan.”
“Berarti sudah bisa bahasa Mandarin dong?”
“Alhamdulillah. Saya sudah bisa menulis,...hanya belum bisa baca Pak.”
“O, begitu. ...coba kamu tulis kata Mandarin yang kamu tahu!”
Siswa itu bersusah payah mencoret-coret kertas yang diberikan asesor. Selesai menulis diberikannya kembali kepada orang itu.
Si Asesor pura-pura membaca tulisan yang seperti huruf kanji itu, “Ni bacaannya apa Dik?” Disodorkannya tulisan tersebut pada siswa.
Dengan lantang siswa tersebut menjawab, “Kan sudah saya bilang Pak, saya bisa nulis tapi belum bisa baca!!”

POTONGAN BAHASA INGGRIS
“Apa bahasa Inggrisnya saya?”
I am
“Kalau tas?”
Bag
“Pergi, apa Inggrisnya?”
Go
“Coba urutkan!”
I am bag go
???

ASI DAN SUSU FORMULA
Hampir semua orang sepakat bahwa ASI (Air Susu Ibu) memiliki kelebihan dibandingkan dengan susu formula. Beberapa kelebihan itu diantaranya:
* Semua orang hebat yang pernah ada : Einstein, Darwin, Napoleon, Mozart, hingga Hercules dan Samson adalah anak-anak yang dibesarkan dari ASI. Maklumlah, mereka dilahirkan sebelum susu formula ada
* ASI lebih hiegenis : setidaknya dua kali dalam sehari selalu dicuci dengan air sabun
* Praktis : bisa dibawa kemana-mana
* Kemasannya menarik
* Ramah lingkungan : tidak menghasilkan limbah kaleng atau kertas dan aluminium foil sebagai pembungkus. Paling-paling limbah tali kutang, itu saja cukup dengan sedikit minyak tanah bisa digunakan untuk bakar-bakar sampah
* Cocok untuk segala umur

AYAM HITAM DAN AYAM PUTIH
“Apa kesamaan ayam hitam dan ayam putih?”
Sama-sama telurnya putih

PEROKOK DAN JIN IPRIT
Syahdan, tiga orang yang masing-masing sebagai pemabuk, pecinta wanita, dan perokok berat tanpa sengaja membebaskan jin yang terkurung dalam teko tua. Sebagai balasan terima kasihnya, si Jin menawari ketiganya masing-masing satu permintaan.
Si pemabuk minta bermacam-macam jenis miras : dari arak Bali, Topi Miring sampai Topi Jejeg. Si pecinta wanita memesan tiga wanita sekaligus : model eropa, afrika dan satu wanita lokal. Si perokok berat meminta bermacam-macam rokok mahal : rokok putih, filter hingga kretek.
Si Jin merasa permintaan mereka cukup enteng dibanding bila ketiganya meminta menghapus budaya korupsi di Indonesia. Akhirnya ia pun mengabulkan permintaan ketiganya sekaligus.
Ketiga orang itu diberi kamar privasi cukup lebar, dikuncinya kamar-kamar itu dari luar. Tujuannya agar satu sama lain tidak mengganggu dan tidak merasa terganggu.
Keesekoan harinya, si Jin memantau tingkat kepuasan ketiganya. Si pemabuk dilihatnya masih terkapar di kamar karena over dosis. Dari mulutnya keluar buih putih menjijikkan, “Hiiii....dasar manusia jorok!!” ia pun melanjutkan ke kamar pecinta wanita. Hampir sama dengan orang pertama yang ia kunjungi, orang ini pun masih terkapar kelelahan. Jin melanjutkan inspeksinya membuka kamar perokok berat. Semula ia berharap orang ketiga ini nasibnya paling sama dengan dua orang sebelumnya : terkapar-kapar kebanyakan nikotin. Ia kaget berat karena orang itu ternyata masih segar bugar. Lebih kaget lagi ketika ia disemprot, “Dasar jin iprit, ngasih rokok ngga pake koreknya!!!”

BENDA FAVORIT
Benda apa yang paling banyak dilihat pada jam pelajaran terakhir di sekolah?
“Jam dinding!”

BERITA PENCURIAN
Telah terjadi pencurian di kantor ruang guru SMA Negeri 2 Cilacap. Pencurian terjadi pada pagi hari pukul 08.30 wib saat ruang guru dalam keadaan sepi karena sebagian besar guru sedang mengajar di kelas. Menurut saksi mata, pencuri diperkirakan berjumlah 3 orang laki-laki dan seorang perempuan. Mereka menggunakan kendaraan Kijang Super warna biru berplat R. Pencurian itu menelan dua orang korban guru, satu orang staf tata usaha, dan satu orang lagi yang tertipu karena membaca berita ini.

SAPI
“Sapi apa yang minumnya bensin?”
Sapidamotor!!
LUBANG

“Lubang apa yang bikin sehat?”
Lubangun pagi kemudian sarapan!

TIGA SAHABAT
Tiga sahabat yang sama-sama sombong bertemu setelah sekian lama berpisah. Anto berkisah, “saat saya jalan di trotoar Jalan Sudirman seseorang menghampiriku. Maaf Pak Bupati, boleh minta tanda tangannya buat kenang-kenangan??”
Tanto tak mau kalah, “Itu belum seberapa. Saat saya launch di KFC, seorang perempuan mendekatiku sambil menyodorkan kertas, bisa minta tanda tangannya pak presiden?? pintanya”
Giliran Narto yang terakhir sesumbar, “Itu cerita biasa. Saat saya jalan di lapangan alun-alun kota Cilacap, seorang satpam berseru, ya Tuhan, kenapa Anda melintas di rerumputan?!”

GURU PALING MEMBOSANKAN
“Menurutmu siapa guru paling membosankan??” tanya Rakmin pada kedua sahabatnya, Kirman dan Karmin.
Kirman berujar, “Menurutku guru matematika. Kebanyakan rumus, itungannya panjang-panjang dapatnya paling nol. Lagian yang dicari juga cuma itu-itu aja, si X sama si Y, emang ga ada huruf lain apa?”
Karmin tak sependapat, “Menurutku guru fisika. Rumusnya banyak, apa-apa diitung. Bola sepak ditendang dengan sudut elevasi 30 derajat, berapa tinggi maksimum? Mbok langsung ditendang aja. Belum lagi ada anak di depan mobil yang melaju dengan kecepatan sekian, sopir ngerem, lalu suruh ngitung tertabrakkan anak itu. Kelamaan, cukup klakson si anak toh minggir sendiri. Udah gitu, gurunya kalau nerangin bikin ngantuk. Tapi saya ga bisa tidur karena suaranya keras banget!!”

AYAKAN BINATANG
“Dalam hutan beragam binatang ada di sana. Bagaimana membedakan binatang yang besar dengan binatang yang kecil?”
DIAYAK
“Siapa orang yang paling kuat dalam hutan itu?”
ORANG YANG MENGAYAK
“Tempat apa yang paling besar di hutan itu?”
GUDANG TEMPAT MENYIMPAN AYAKAN

KATA DASAR
Pada sebuah kamus bahasa Indonesia versi EYD (Ejaan yang Dikacaukan) didapati kata dasar dari beberapa kata sebagai berikut:
Telaten : telat
Memarahi : memar
Penataran : penat
Bersinar : bersin
Pengukuran : penguk
Melingkar : meling
Menyatakan : menyat
Mempunyai : nyai
Mencintai : tai

BENDA PALING CEPAT DI MASJID
Benda apa yang mampu bergerak paling cepat di sebuah masjid ?
Kotak infaq pada khutbah Jumat!

NOTEBOOK CANGGIH
Dulu, PC bisa segede kulkas, dan layarnya selebar TV 24 inc. Kemaren PC banyak tergantikan laptop yang jauh lebih slim daripada PC. Sekarang banyak orang membawa notebook berukuran 10 inc sehingga pencopet di bus jadi bingung membedakan mana tas berisi notebook dan mana yang tidak. Kemampuan proses si kecil notebook ternyata lebih canggih dari PC jaman doeloe lo. Kenapa? Karena pada keyboard notebook yang sekarang ada untuk mengeksekusi sebuah perintah kita biasa menekan tombol ENTER, maka pada PC jaman doloe tombol yang sama berisi kata ENTAR. Jadinya ya lambat mikirnya.

PAPI DAN PIPA
Apa yang membedakan seorang anak kecil dan mamahnya saat ayah dan suami mereka pulang dari penataran seminggu di luar kota?
Si anak akan berteriak, “Hore...PAPI pulang!!”
Sedang mamahnya akan berteriak, “Hore...PIPA pulang!!”

DEMONSTRASI TENTANG KONDOM
Seorang laki-laki yang baru menikah pergi ke apotik. Atas kesepakatan istrinya yang baru, mereka berencana menjadi akseptor KB Mandiri dengan menggunakan kondom. Setelah pelayan apotik memberikan apa yang ia pesan, ia teringat belum pernah menggunakan kondom. Boro-boro make, melihatnya pun belum pernah. Daripada nanti malam bingung di depan istrinya, maka ia memberanikan diri bertanya pada petugas apotik bagaimana menggunakan barang yang baru ia beli.
Dengan malu-malu pelayan apotik membuka salah satu kondom, memasukkan jari tangan kirinya untuk menunjukkan bagaiman cara menggunakan jenis kontrasepsi ini.
Si manten paham, ia pun pulang dengan pikiran yang mengangkasa.
Selang dua bulan kemudian si manten laki-laki itu kembali ke apotik tersebut. Bukan untuk membeli kondom lagi, melainkan untuk protes keras pada petugas apotik.
“Kondom di sini pada bocor ya Mbak?!!”
Si petugas bingung sambil mengingat-ingat wajah laki-laki di depannya, kapan ya ketemunya.
“Mbak, dua bulan yang lalu saya beli kondom di sini. Sekarang istri saya sudah telat dua minggu, bagaimana sich kondom bocor tetep dijual!!”
Petugas apotik baru ingat akan laki-laki yang dulu bertanya bagaimana cara menggunakan kondom.
“Lha Bapak makenya gemana?”
“Persis seperti yang Mbak contohkan. Saya masukkan jari tangan kiri saya ke kondom.”
“......???”

SEBUTAN PROFESI
Orang yang kerjanya mencari berita atau warta dinamakan wartawan
Orang yang kerjanya dari bidang olah raga dinamakan olahragawan
Orang yang kerjanya berkecimpung di bidang ilmu dinamakan ilmuwan
Bagaimana kita menamakan profesi untuk orang yang kerjanya jadi tukang sedot WC : namakan TAIWAN

KUMPULAN PERIBAHASA
• Gara-gara cela setitik rusak susu sebelahnya
• Di suatu tempat jasa pengayuh perahu pada suatu tempat wisata, “sekali merengkuh dayung, dua tiga ribu terlampaui”
• “Sambil menyelam minum air”, artinya : kelelep
• Semboyan pasutri sejati “bersatu kita teguh, bercerai kita rujuk lagi”
• Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya, nikmat pangkal....paha (maksudnya paha ayam)

NAMA BEKEN
Nama nampaknya membawa berkah, terutama untuk dunia entertainment kita. lihat saja para penyanyi kondang. Dengan menyembunyikan nama asli mereka, karir sepertinya lebih mengalir. Lucu juga ya kalau ada penyanyi tenar bernama Bejo, “yak, penampilan berikutnya adalah artis pop yang sudah tidak asing lagi. Ini dia....B.e..j...o....o.....o”.
Banyak cara yang dilakukan mereka untuk menentukan pilihan nama beken mereka. Ada yang mengambil nama varian motor, seperti NICKY ASTREA atau ATIK CB. Mereka artis dekade 80-an, saat motor Honda Astrea atau Honda CB lagi meraja. Ada juga yang mengambil nama dari esensi kata, seperti Aura KASIH atau CINTA Laura : kasih dan cinta adalah kata pujaan para muda yang lagi kasmaran. Atau grup RATU dan RAJA. Namun banyak pula yang mengambil nama dari anggota tubuh : Group band GIGI dan MATTA band, itu untuk artis jaman sekarang. Jaman dulu ada ERMY KULIT, dan satu penyanyi terkenal lainnya, namanya EDY SILITONGA.???

TES URINE
Seseorang membawa sekantung air seni. Ia periksakan di sebuah laboratorium RSUD dengan fasilias jamkesmas. Sehari kemudian, ia kembali ke lab rumah sakit itu untuk mengambil hasilnya. Setelah diberikan print out hasil uji lab oleh petugas, segera ia bertanya tentang arti angka-angka pada kertas itu. “Tidak ada gejala penyakit gula Sus?”.
“Tidak Bapak, trombosit normal. Leukosit dan hB wajar. Tidak ditemukan penyakit apapun yang membahayakan Bapak. “
Si bapak itu kegirangan, “Jadi saya, istri saya, ibu saya dan bapak mertua saya semua sehat Sus?”
“Lho kok bawa-bawa keluarga Bapak?”
“Iya, soalnya dalam kantung air seni kemaren ada air kencing dari saya, istri saya, ibu dan bapak mertua saya!”
Si Suster hanya bisa geleng-geleng kepala.

SURVEY DI LPMP
Berdasarkan survey yang dilakukan diam-diam pada bapak-bapak peserta workshop di LPMP Semarang dengan pertanyaan, kegiatan istri apakah yang paling disenangi sepulang mereka sampai di rumah?
Sebagian kecil saja dari mereka yang senang melihat istrinya berdandan. Lebih sedikit lagi yang menganggap kegiatan dari istri yang paling disenangi adalah merebus air untuk keperluan mandi mereka. Dan lebih sedikit lagi yang menyenangi istrinya bila memasak nasi goreng untuk mereka. Jawaban paling dominan adalah mereka akan senang melihat istrinya sedang sholat. Bukan semata melihat kesalehannya, tapi sholatnya istri menjamin kesiapan tempur mereka!!! (sumber : Bapak Sunarno, M.Pd.)

BERKAH KACAMATA
Sepasang suami istri. Sebelum menikah si istri tidak berkacamata dan melihat begitu tampan suaminya, hingga ia merasa si suami sebagai jelmaan dewa. Kini, setelah ia mengenakan kacamata baru ia sadari kalau suaminya itu seperti kutukan dewa.

KELUARGA SI KIKIR
Di pojok suatu komplek perumahan terdapat tiga keluarga yang saling berdampingan, yakni keluarga Pak Madi, Pak Mudi, dan Pak Medit. Pak Madi kesohor orang yang suka menolong, baik dalam keadaan lagi luang maupun sempit beliau selalu siaga untuk menolong tetangganya yang kesusahan. Pak Mudi orangnya situasional, kalo lagi BOLONG maka ia akan ringan tangan, namun kalo lagi RAPET boro-boro, ketemu tetangganya yang kesusahan saja ia ogah. Sedangkan Pak Medit, baik dalam keadaan BOLONG maupun RAPET akan sama saja, ia punya semboyan sekali medit ya tetap medit. Dalam Bahasa Indonesia, pak Medit ini pastilah bernama Pak Kikir.
Di pojok lain perumahan itu tinggallah Pak Unduk, dia ini tukang cukur. Suatu hari Pak Madi pergi untuk yang pertama kalinya ke Pak Unduk. Ia mencukur rambut putih berubannya. Selesai semua, Pak Madi merogoh sakunya untuk membayar. Buru-buru Pak Unduk menahan tangan Pak Madi, “nggak usah Pak, untuk Bapak gratis aja. Bapak yang di pojok Barat komplek ini kan?”. Pak Madi berkeras hendak membayar, namun Pak Unduk tak kalah kerasnya menolak pembayaran Pak Madi. Pak Madi mengalah dan pulang. Selang dua jam kemudian ia kembali ke Pak Unduk menyerahkan sekilo gula pasir, sekantung kopi, dan tiga kotak teh GOPEK sebagai ucapan terima kasih.
Hari berikutnya giliran Pak Mudi pergi ke Pak Unduk untuk yang pertama kalinya juga. Ia mencukur rambut keriting yang sudah membelantara. Selesai bercukur Pak Mudi mengeluarkan dompetnya. Tapi saat ia hendak mengambil uang dari dompet itu Pak Unduk buru-buru mencegahnya, “Nggak usah Pak, buat Bapak gratis aja. Bapak yang di pojok Barat komplek ini kan?”. Pak Mudi bersikeras hendak membayar, namun Pak Unduk tetap tidak mau dibayar. Pak Mudi mengalah dan pulang. Selang dua jam kemudian ia kembali dengan membawa sekresek pisang goreng dan fried chicken sebagai ucapan terima kasih.
Selang sehari kemudian giliran Pak Medit bercukur di tempat Pak Unduk, untuk yang pertama kalinya juga. Selesai bercukur ia merogoh saku bajunya. Belum sempat ia mengeluarkan tangan dari kantung saku itu Pak Unduk sudah menolak pembayaran, “Nggak usah bayar Pak. Sampeyan yang di pojok barat komplek ini kan?”. “Bener nih?”selidik Pak Medit. “Bener Pak, estu, untuk tetangga seperti Bapak saya nggak mau dibayar.” Pak Medit pun pulang. Selang dua jam kemudian ia kembali lagi dengan istri, 2 anak dan 1 keponakannya untuk bercukur.

MAIN CORET DALAM PERHITUNGAN MATEMATIS
Main coret dalam perhitungan matematis sangatlah menghemat energi dan waktu. Biasanya, soal dibuat dengan pertimbangan angka-angka didalamnya gampang dibagi-bagi dengan bilangan lain yang terlibat. Tidak terkecuali dalam perhitungan fungsi sinus-cosinus dalam trigonometri.
Contohnya begini:
Buktikan bahwa sin x : n =6
Jawab :
dengan mencoret variabel n pada pembilang dan penyebut, didapatkan six = 6 (terbukti).

MARI BERBAHASA BATAK
Kisah SITOMPUL : dia pergi ke PASARIBU dari sebelah timur ke HUTABARAT. Di dalam pasar SITOMPUL berSIBUTAR-BUTAR hingga bertemu si RAJA GUK-GUK. Si RAJA GUK GUK menabrak SITOMPUL hingga ia MANANGSANG di TAMBUNAN sampah. SITOMPUL berteriak “SIAHAAN lu!!. Ia berHARAHAP tidak pernah bertemu lagi dengan si RAJA GUK GUK dari HUTAGALUNG itu.

KALIMAT TERPANJANG
Sebuah kalimat selalu terdiri atas beberapa kata. Beberapa kalimat kemudian membentuk sebuah paragraf. Bisakan Anda membuat sebuah paragraf yang kesemua katanya diawali huruf T?
Anda bisa jadikan paragraf berikut sebagai referensi : “Tante Titin tukang tempe. Tante Titin teriak-teriak tawarkan tempenya, “tempe..tempe...tempe..., tempe”. Tarwan, tetangganya Tante Titin tertarik tempenya Tante Titin. Terjadilah transaksi. Tapi Tarwan temukan tempe-tempe tersebut ternyata telah tengik. Tarwan tak terima, terus tekan-tekan tempenya Tante Titin. Tante Titin teriak-teriak, “tolong...tolong...tolong”. Tante Titin tarik telinganya Tarwan. Tarwan tampar telinganya Tante Titin. Tante Titin terkapar. Tarwan terus tindihi Tante Titin. Temen-temennya Tarwan teriak-teriak, “terus Tar, ...terus....terus...terus....terus........”.

BONUS UMROH
“Barang siapa yang mampu menjawab 10 pertanyaan tentang agama di bawah ini, kepadanya diberikan hadiah pergi umroh cuma-cuma.” Maksudnya cuma jalan kaki, cuma sampai ke bandara terus pulang lagi, cuma didukung dengan doa, cuma diliatin doang.

KISAH RAMBUT
Alkisah pada jaman dahulu manusia di seantero bumi ini sebenarnya berkepala gundul semua. Hingga suatu hari seorang dewa yang baik hati terbang melintas melewati daratan Eropa, Amerika Latin, hingga tiba di daerah Afrika. Saat di atas benua Eropa, ia melihat banyak orang gundul di bawahnya pada siang yang terik. Jatuhlah rasa kasihan padanya, lalu diputuskanlah ia memberikan rambut kepalanya kepada orang-orang ini. Itulah mengapa rambut orang-orang di daerah eropa cenderung lurus.
Si dewa itupun melanjutkan perjalanan hingga sampailah ia di daerah Amerika Latin. Kembali rasa ibanya muncul melihat banyak orang gundul di daerah ini. Iapun memutuskan memberikan rambut untuk menutupi gundul-gundul ini, tetapi karena rambut kepalanya sudah habis, terpaksalah ia memberikan rambut ketiaknya pada orang di daerah tersebut. Itulah alasan kenapa orang-orang di daerah Amerika Latin rambutnya ikal.
Setelah selesai membagikan rambut ketiaknya, si dewapun melanjutkan perjalanan hingga ia sampai di daerah Afrika. Dasar si dewa baik hati, lagi-lagi rasa kasihannya muncul melihat kepala orang-orang di daerah ini ternyata juga gundul semua. Tak tahan menahan rasa kasihan, si dewa itupun berniat memberikan rambutnya kepada orang-orang di daerah tersebut. Ia baru sadar bahwa rambut kepala dan ketiaknya ternyata telah habis dibagikan kepada orang-orang di Eropa dan Amerika Latin. Akhirnya dengan sangat terpaksa iapun merelakan rambut terakhirnya…….??? untuk orang-orang di daerah tersebut.
Inilah kisahnya hingga kita dapati bermacam-macam jenis rambut.

MERAYU CEWEK
Bila Anda berada di depannya, utarakan kalimat berikut:
“Mm, maaf ayah adik seorang astronom?”, kalau ia bilang ,”bukan, emangnya kenapa sih?” maka jawablah, “soalnya, saya melihat bintang-bintang di mata adik.”
Bila Anda mendapati ia tengah di pojok ruangan, utarakan kalimat berikut:
“Mba kuliah di jurusan arsitek?” kalau ia bilang, “nggak tuh, emang kenapa sih?”, maka jawablah, “soalnya,…ruangan ini jadi serasi dan indah kalau ada mba di sini.”
Bila Anda mendapati ia sedang menjaga toko, utarakan yang berikut:
“Di sini menerima hati mba?”, kalau ia diam karena bingung maka lanjutkan, “soalnya, ntah kenapa hati saya jadi tergadai begitu melihat mba.”

BERITA ANAK HILANG DI KORAN
Telah hilang seorang anak usia 8 tahun, laki-laki, rambut ikal, kulit sawo matang. Anak itu meninggalkan rumah dengan mengenakan kaos merah, celana biru, dan sandal kegedean. Bagi siapa saja yang menemukan anak tersebut dimohon menghubungi alamat di bawah ini karena sandalnya hendak dipakai ibunya. Terima kasih.

TIPS MENJADI WIRASWASTAWAN
Anda tidak punya modal berkeinginan kuat menjadi wiraswastawan yang sukses? Barangkali tips ini mampu mewujudkan impian Anda. Pertama, bila anda minat di bidang sipil jadilah pengusaha semen, semendean. Atau kepingin sukses di bidang sembako, jadilah pengusaha gula, gulabedan. Belum cocok? Cobalah di bisnis hortikultur, jadilah pedagang anggur, anggur-angguran. Bila pekerjaan sedikit kasar tadi tidak cocok juga, jadilah seorang pengamat, pengamat sinetron dan iklan TV.

SI KIKIR DI KHUTBAH JUMAT
Ketika kotak infaq di sebuah masjid diedarkan saat khotib berada di mimbar, seseorang yang kesohor sebagai si kikir merogoh sakunya, kemudian memasukkan sesuatu ke kotak infaq dengan tangan kanan, dan telapak tangan kirinya menutupi telapak tangan kanannya itu. Betapa santunnya dia.
Tetapi tahukan Anda satu-satunya alasan mengapa ia melakukan aktivitas tersebut adalah agar orang-orang di sampingnya tidak tahu bahwa ia tidak memasukkan apa-apa ke dalam kotak infaq itu. Betapa culasnya dia.

AKHIR YANG MANIS DARI GURU FISIKA
Setelah selesai menguraikan materi tentang relativitas Einstein, seorang guru fisika yang selalu minder menanyakan kepada siswa-siswanya,
“Ada yang jelas?”

SURAT ANAK KOS
Dear my beyoung (mboke)
At my lovely village Kubangkangkung
Mom,
Please give me permitted to this week I will not go home, because my duty very-very much (sangat-sangat banyak). From my physich teacher, I must go to the Teluk Penyu beach for measure velocity water surface wave. Uh, that teacher right-right (benar-benar) not understanding that kost-boy (anak kos) need to go home every weekend. But young (mbok), I agreed to this job from my teacher because beside I can see phenomena physic so I can also to the washing-eyes (cuci mata) he he he.
By the way, please give me money to my live in next week. You can give me via my friend that take this letter. If possible, please added to the my money from usually.
Don’t forget your prayer to the God for me, for my succes, for my study, my health body, and so on. I love you very much.
With love,
Your handsome son
Karmin

PABRIK TEKSTIL
Seorang bupati berpidato saat mau meresmikan pabrik tekstil di sebuah kelurahan. “Sodara-sodara, hari ini kita berkumpul untuk menyaksikan peresmian pabrik TEKTIL terbesar di kabupaten kita ini,…”
Pak lurah mendekat, “kurang es pak”.
Dengan cepat si bupati itu meralat, “Oya, .dan juga pabrik es!”
Selang dua minggu kemudian, si lurah menjadi penjual es karena dipecat bupati.

PERCAKAPAN DUA ORANG TULI DI BUS
Pada sebuah bus, dua orang agak tuli tanpa sengaja duduk berdampingan. Sama-sama asing dan sama-sama jaim. Terjadilah percakapan,
"Mau kemana Bang ?"
"Sendirian aja. Tadi ngajak adik nggak mau, banyak kerjaan katanya"
"Oo kalo gitu tujuan kita sama. Saya juga mau turun di pasar Wagean nanti"
"Nggak juga. Nggak jauh. Saya nanti turun di pasar Wagean. Dari sana naik becak ke pasar hewan, liat-liat mbok ada barang yang cocok"
"Oo ya sudah. Dijemput siapa?"
"Sapi Bang. Sekarang ini bisnis sapi agak ramai, lumayanlah. Apalagi kalo musim lebaran haji. Kalau Abang sendiri, bisnis apa?"
"Perempuan. Itu yang paling ragil. Kakaknya lagi perempuan, terus laki-laki. Nah baru saya barepnya. Si Ragil ini lo yang paling cantik, kaya Julia...Julia siapa tuh yang agak seronok dandanannya"
"Oo, itu. Basur Bang. kalo betina namanya entok. Lumayan sih buat rica-rica, enak juga"
Sesaat keduanya terdiam. Masing-masing berfikir baru kali ini ketemu orang asing yang bicaranya nyambung.

PENUMPANG BUS GRATIS
Sebuah bus penuh sesak. Seseorang di pinggir jalan menyetop bus itu dan ia pun naik. Ia masuk dan dengan terpaksa berdiri berdesakan saja dengan penumpang yang lain. Saat kondektur menghampirinya, ia berbisik, "Bang, maukah abang saya kasih tau. Ada dua orang di sini yang jelas tidak mungkin bayar!!". 'Siapa" tanya sang kondektur penasaran. "Nanti aja Bang, kalo saya dah turun."
15 menit kemudian iapun turun. Sang kondektur menghampirinya, "Siapa???".
Ia pun dengan ringannya menjawab, "Abang sama si sopir".
"Oo", sang kondektur bengong.

APA ARTI SEBUAH NAMA
William Shakespeare pernah menulis "apalah artinya sebuah nama?" dan sekalipun saya pernah juga menulis kalimat yang sama, tapi orang tetap nggak juga mengenal saya. ntahlah. Tapi benarkah ungkapan pak Will tadi? tentu benar dalam beberapa hal, dan salah dalam beberapa hal lain. Dan terlepas dari diskusi ini, tahukan Anda bangsa kita atau suku kita ternyata tidak terlalu sepakat dengan pak Will ini. Nama ternyata sangat sarat makna, perhatikan contoh-contoh berikut:
Sepeda : asepe tidak ada (kecuali orang yang bersepeda tadi sambil merokok)
Monyet : monyong dan melet
Motor : monine njetor-njetor (coba kalo bunyinya nyet-nyet maka motor yang sekarang kerap kita naiki akan kita kenal sebagai monyet, -monyet hondamu kredit berapa kali??)
Tembok : dari akronim tembak booo?! Ini karena si tukang selalu menembak dinding bata dengan adonan semen
Tole : sebutan untuk anak laki-laki di daerah mBantul sana, diambil dari suku pertama barang vital yang dimiliki anak laki-laki
TAS : singkatan dari tempat apa saja. Buktinya? ibu-ibu kalo kondangan akan memakai tas untuk membawa jenang dan gemblong saat pulangnya.

PRINSIP SEORANG LELAKI
No woman no cry
No money no dong
No resleting no ngol

OPERATOR GSM YANG SANTUN
Seseorang memanggil nomor temennya. Sesaat kemudian terdengar nada gagal. Ia menerima instruksi dari operator, "maaf, nomor yang Anda hubungi ada di balik tembok. Cobalah berteriak"

PUISI CINTA SEORANG LELAKI
Beginilah jadinya kalo seorang lelaki yang terluka membuat sebait puisi tentang cinta:
Cinta...
Cinta adalah emas
emas adalah kuning
kuning adalah tai
jadi cinta....
adalah tai

SMS MALAM MINGGU
Malam minggu. pukul 7. Seorang gadis tersenyum sendiri dengan HP di tangan. Ia sudah redi sejak setengah tujuh tadi, dah mandi dan wangi, menunggu apel malam sang kekasih barunya. Tuts keypadnya berbunyi renyah, serenyah hatinya.
"say,...jam brp U dtg? Q dah miss U nch?" SEND.
Beberapa detik kemudian terdengar nada balas ting-tong, "Bntr YYng. Br mndi seeh. Dah caep kn?"
"alwys dunk. Mangnya U ga tkt ma pa2 Q? glak lo?" SEND.
"Ga la. 4 U Q brani qtemu pa2 lu. jalani niat dpt cwk caep sdunya. he2"
Si gadis tersanjung.
"Bnr nech?" SEND.
Sekian detik kemudian baru terdengar nada balas, ting tong. "Bnran Yyng. Ni bkn rayone lo, kt pjngga seh : badai di laut kn Q sbrangi, gunung terjal tnggi kn Q daki, all 4 mit U. swer dch"
Tiba-tiba suara di langit menggelegar. Petir menyambar-nyambar. Kilat menjilat-jilat disertai gemuruh gluduk. Sejenak kemudian air turun begitu deras, sejempol-jempol bagai disuntak air bah dari langit.
Si gadis kecil hatinya. Terdengar lagi bunyi ting-tong, "maap say. Q ket4 U bsok aj y?"
Si gadis hilang hatinya.
"Dasar pujangga gombal!!!" gumamnya.

FABEL TIKUS
Tiga ekor tikus betina, di suatu siang yang panas duduk bersama di loteng sebuah rumah. Mereka terlihat asik menikmati remah roti yang mereka curi dari almari keluarga empunya rumah. Mereka mengobrol membuang waktu.
"Eh jeng, kalian tau ngga. Aku lo paling jiji sama yang namanya cacing. Kulitnya berlendir, sukanya ngusrek di tanah yang banyak kumannya. Apa ya mereka ngga pernah mikir kalo tanah itu tempatnya penyakit?" ujar tikus 1 pada temen-temennya.
Tikus 2 yang paling muda menimpali, "Mbak yu. masih mendingan cacing, coba mbak yu ketemu sama anjing. Air liurnya itu loo, hiii....najiss tau. kalo kita terkena air liurnya, kita harus mandi tuju kali dengan dicampuri debu salah satunya. katanya si : najis mugholadoh. Yang aku ngga habis pikir, tau kalo air liurnya menjijikkan, kok anjing kaya ngga mau tau, selalu aja melet-melet kaya ngga pernah makan aja. dasar!!!"
Tikus 3 yang paling tua nggak mau kalah, "Kalian ini masih muda-muda sih, jadi masih jiji sama yang gitu-gituan. Kalo bude yang udah banyak makan asem garem, dari dulu sampe sekarang, makhluk yang paling menjijikkan ya MANUSIA. Liat aja bude dah jijik, apalagi kesenggol, wiii...bisa muntah bude."
Tikus 1 dan 2 manggut-manggut, "Iyya ya....?"

SESUMBAR SI PREMAN
Pada siang yang panas, beberapa preman berkumpul di bawah pohon beringin yang rindang. Orang-orang menyebut perkumpulan mereka MAJLIS LALIM. Seseorang dari preman itu sesumbar, "Gini-gini, gue tidak pernah salah baca Quran. Tidak pernah meleset tajwidnya, panjang pendeknya. Lagunya selalu bagus."
Temen-temennya pada ga percaya, "lulusan pesantren bang?"
Ia menggeleng.
"Pernah nyantri?", ia terkekeh.
"Gemana mungkin???" tanya yang lain.
Si Sumbar menegakkan badannya,"Gini, kunci agar tidak pernah salah baca Quran adalah : JANGAN PERNAH BACA!!"

KISAH ROMANTIS PASUTRI
Dua puluh tahun yang lalu, dua sejoli jalan bergandengan tangan. Karena terbawa suasana, si perempuan tersandung batu dan mengaduh. Buru-buru si laki-laki jongkok memastikan kaki perempuan itu baik-baik saja, "Aduh,...hati-hati ya Sayang. Nggak papa to..?".
Begitulah dan si perempuan sembuh seketika.
Sepuluh tahun yang lalu, dua sejoli itu jalan beriringan dengan seorang anak buah hati mereka. Karena berkonsentrasi dengan anaknya, si perempuan tersandung batu yang sama. Si laki-laki itu berucap pendek, "Hati-hati Bu,...".
Perempuan itu pun menyeringai kesakitan.
Hari ini, pasangan sejoli itu jalan pada jalan yang sama, diiringi dua anak mereka. Ntah kenapa si perempuan lagi-lagi tersandung batu yang menyandungnya sepuluh dan dua puluh tahun yang lalu. Ia pun mengaduh. Si laki-laki itu berteriak, "Matamu di taruh dimana??!!, makanya kalo jalan jangan ngelamun!!"
Begitulah,......hidup memang tak selamanya manis.

KITABNYA PARA PEMINUM
Alkisah pada jaman jahiliyyah, para peminum telah memiliki sebuah kitab dengan satu surah. Nama surahnya : Alkohol ayat 80%.

SERDADU WANITA
Satu-satunya alasan mengapa wanita kerap gagal menjadi serdadu adalah: ketika mendengar aba-aba "TIARAAAAP" dengan segera mereka akan terlentang.

DUA ORANG PADANG, TEGAL, DAN BREBES
Tahukah Anda, bila dua orang Padang bertemu, mereka akan mendirikan Warung Padang. Bila dua orang Tegal bertemu, mereka akan mendirikan Warteg di sebelah Warung Padang tadi.
Bagaimana bila dua orang Brebes bertemu?
Mereka akan mendirikan kongsi untuk menyuplai brambang dan telor asin bagi kedua warung makan tadi.

LABEL BARANG DI ARAB
Selesai umrah, Wak Haji menyempatkan diri melihat barang-barang yang dijajakan di sekitar Masjidil Haram. Ia tertarik pada salah satu jam tangan merek SAETO yang wujudnya mirip jam terkenal SEIKO. Wak Haji menawar dengan bahasa isyarat, dan karena menurutnya murah, Ia pun membeli jam tangan tersebut, "Lumayan...buat oleh-oleh."
Satu bulan setelah dipakainya, ternyata jam tangan itu rusak. Diputar pagi siangnya mati, diputar lagi, malamnya mati. Ia pun mengeluhkan hal itu pada temennya yang seangkatan umrahnya. "Padahal ada tertulis di kardusnya lo...BARANG INI DIJAMIN TIDAK RUSAK."
Temannya mencoba berfikir hingga sampai pada kesimpulan, "Ooo..gini lo Wak Haji. Memang betul tulisan di dus itu BARANG INI DIJAMIN TIDAK RUSAK. Tapi jangan lupa Wak,..di Arab tulisan dibaca dari kanan ke kiri, jadinya ya RUSAK TIDAK DIJAMIN."
Wak Haji manggut-manggut, "Owalah....pantesan!"

TRANSAKSI YANG LUGAS
"Dijual murah...jual murah....obral obral..." teriak-teriak seorang penjual menawarkan dagangannya.
Seseorang tampak tertarik dan mendekatinya, "Berapa duit Bang??"
"Spesial untuk Bapak saya berikan harga khusus. Saya tidak akan menjual dengan harga 50 ribu, tidak juga menjual dengan harga 40 ribu. Saya hanya menjual ke Bapak dengan harga 30 ribu saja."
Si pembeli menawar, "Saya tidak akan menawar 20 ribu, tidak juga menawar dengan harga 10 ribu. Saya hanya akan membeli dengan harga 5 ribu saja"
Sejenak si pedagang menimbang-nimbang, "Kalo begitu,..jadilah".
Transaksipun selesai.

PERKELAHIAN DUA PEMABOK
Dua pemabok yang lagi fly memutuskan untuk tidak pulang ke rumah dan menyewa kamar dua ranjang pada suatu losmen. Karena gelap mereka naik pada ranjang yang sama.
"Kawan, di ranjangku ternyata sudah ada orang lain. Bagaimana di ranjangmu?"
"Sama teman, di ranjangku juga ada orang. Bagaimana, kita singkirkan mereka?"
Merekapun berkelahi hingga salah satunya terlempar keluar. Ia pun mengaduh, "Teman, ternyata ia kuat sekali. Aku terlempar nich"
Jawab temannya, "Berarti kedudukan kita seri. Aku berhasil melemparnya keluar. Kalo begitu kamu tidur di ranjangku saja kawan".
Ia menarik kawannya, dan merekapun akhirnya tidur di ranjang yang sama.

SIAPA TIDAK PANDAI BERHITUNG?
Berikut adalah urutan profesi dalam kemampuan berhitung:
Rangking 1: Instruktur senam, mereka mampu berhitung dari 1 sampai delapan (satu-dua-tiga-empat-lima-enam-tujuh-delapan)
Rangking 2 : Guru musik, mereka hanya mampu berhitung dari 1 sampai 7 (do-re-mi-fa-sol-la-si)
Rangking 3 : Tukang sound system. Mereka selalu mengulang angka 1 sampai 3 saja (tes-tes-tes, suara dicoba, satu...satu...dua, tes satu dua tiga,...tes, begitu seterusnya seakan hanya ada 3 angka itu di dunia ini)
Rangking 4 : kelompok baris-berbaris. Bisa saja karena kelelahan, hingga angka yang mereka ingat hanya tu-wa tu-wa tu-wa.

BAHAN TEBAKAN
*Apa kesamaan antara ponsel dan jemuran?
Sama-sama kalo kring diangkat
*Kepala apa yang terdiri atas rambut, badan, kaki dan tangan?
Kepala sekolah
*Buah apa yang jahat?
buahjingan
*Buah apa yang nonong?
buahtukmu
*Buah apa yang paling sexy?
buahenol
*Panjang, hitam, keras, diantara paha laki-laki. apakah itu?
rem becak
*Binatang apa yang perutnya di kepala, kaki dan tangannya di kepala?
semut di kepala orang
*Hewan apa yang hanya terdiri dari dua huruf?
U dan G
*Siapa nama tokoh wayang yang hanya terdiri dari satu huruf saja?
U dawa
*Di hotel saya di depan, di dahan saya di tengah, kalau di sekolah saya di belakang. Siapa saya?
Huruf H
*Piring apa yang jatuhnya paling ramai?
Piringatan tujuh belas agustusan
*Apa yang kalo dimasukkan justru keluar?
Kancing baju
*Siapa orang Jogja yang paling kuat?
Pangeran Mangkubumi
*Hewan kecil apa yang tanpa sayap tapi mampu terbang secepat pesawat?
Semut nempel di pesawat
*Bulu apa yang mampu berdandan?
Bulurah
*Hewan berkaki seribu, saat membelok kakinya tinggal berapa?
999, yang satu dipakai untuk riting.
*Ada 10 ekor burung di pohon kelapa. Bila ditembak satu tinggal berapa?
nol. satu tertembak jatuh, sembilan lainnya terbang berhamburan.
*Seekor gajah dimasukkan ke dalam karung, apanya yang kelihatan?
Bohongnya
*Tentara mana yang posturnya paling kecil-kecil?
Tentara sekutu
*Daun apa yang bila dibalik namanya sama?
semua daun
*Perang apa yang waktunya paling pendek?
Perang Diponegoro : 1825 - 1830 (selama magrib)
*Apa bedanya medan musuh dengan closet duduk?
Medan musuh : dibom dulu baru diduduki, closet duduk : diduduki dulu baru dibom
*Duluan mana ayam apa telor?
Ayam
*Duluan mana, telor apa ayam?
Telor!

TAKLIMAT SANG PENYELAMAT
Sebuah kapal pesiar melaju pelan. Tiba-tiba terjadi keributan di bagian buritan kapal. Rupanya seorang anak tercebur ke laut. Orang-orang berkerumun di bagian itu dan kapal berhenti. Dari kerumunan, mendadak seseorang mencebur ke laut, ia kemudian berenang ke arah anak itu dan menariknya ke arah kapal.
Setelah keduanya ditarik ke atas kapal, orang-orang bertepuk tangan. Lalu hening, mereka menunggu pidato dari Sang Penyelamat.
Hening itu cukup lama, wajah Sang Penyelamat memerah hingga keluar nada tinggi dari bibirnya, "...Siapa tadi yang ngejorogin gue!!!"

KEMBALIAN DARI TUKANG CUKUR
Selesai dicukur, seorang pelanggan berdiri mengambil dompet dan membayar biaya cukur yang cuma 5.000 dengan uang 10.000-an.
"Ada uang pas pak?" ucap tukang cukur setelah cukup lama mencari kembalian yang tak kunjung ditemukannya.
"Waduh, gemana yaa.. itu uang satu-satunya yang saya bawa je...".
Keduanya bingung memutuskan bagaimana solusi masalahnya.
Tiba-tiba tukang cukur mendapat ide cemerlang, "gini aja Pak, Bapak duduk dulu lagi aja. Biar nanti saya cukur sekali lagi. anggap itu kembalian dari saya ya Pak??".
Si pelanggan bingung "Lho.., gimana kalo saya bayar pake uang 100.000-an..??"

MEMBAGI UANG
Seorang guru SD yang melihat betapa sulitnya anak-anak menyerap konsep pembagian mencoba model simulasi pembagian dengan contectual learning.
"Begini anak-anak, misalnya kalian diberi uang 10.000 oleh ibu kalian. Ibu berpesan agar uang itu dibagikan juga kepada adik kalian, berapa uang untuk kalian dan untuk adik kalian??"
Si Anto buru-buru mengacungkan jari, "tergantung Pak guru, kalo masih ada ibu ya adik saya saya kasih 5.000. Tapi kalo ibu gak ada, saya kasih adik cukup 1.000, kan jajannya lebih sedikit daripada saya."

PIDATO SEORANG ALUMNI
Seorang alumni sebuah sekolah yang pada saat menjadi siswa dulu tergolong bodoh ternyata sekarang menjadi seorang pengusaha yang sukses. Ia kemudian diundang di sekolah itu untuk memberi motivasi kepada adik-adik angkatannya.
Tiba saatnya ia berpidato, "Anak-anak sekalian, pendidikan itu sangat penting. Dengan pendidikan kita menjadi tahu bahwa satu di tambah satu itu dua, dua ditambah dua itu empat, empat ditambah empat itu delapan, delapan ditambah delapan itu......dan juga kita jangan melupakan ilmu sejarah........."

RIWAYAT NAMA HOT DOG
Pada awalnya hot dog yang sekarang ini kita kenal tidak punya nama. Seorang turis Amerika dengan guide asli Indonesia pada siang hari yang panas memesan dua porsi roti bersayur itu untuk menu makan siang mereka.
Setelah pelayan mengantar pesanan, si guide yang lapar buru-buru mengambil bagiannya. Karena masih panas ia berteriak, "assu panas!!!".
Si turis bingung, "what the meaning about assu panas???".
Sang guide baru menyadari bahasa sehari-harinya itu, "Oh...that is..hot dog".
Turis itu takjub dengan diksi kata dari guide dan tanpa menunggu waktu lama ia menelpon temannya di Amerika yang menemukan menu roti bersayur itu agar memberi nama trade marknya dengan sebutan HOT DOG.

SEBUAH IKLAN
Kami menyediakan berbagai koleksi, panjang dan lurus rasanya mantap. Atau Anda berselera yang pendek montok? Yang tua atau yang muda, yang berambut atau yang polos kami sediakan. Dijamin semua sesuai selera Anda. Moto kami : Anda datang, Anda bayar, kami senang. Anda berminat?
Hubungi kami : Tukang Jagung.

KANGEN
"Aku mengangeni saat-saat dimana engkau berdiri membelakangiku. Kau buka kancing celanamu, kau lepas itu dan kau lepas celana dalammu juga. Tak terlupakan ketika perlahan engkau mundur mendekatiku dengan nafsu, duduk di atas pangkuanku dan kau lepaskan hasratmu....owh"
Salam kangen
Ttd
Closet duduk

PRAKTIK BAHASA JAWA
Seorang siswa dari luar Jawa bertandang ke rumah temannya yang asli Jawa. Ia berkeinginan mempraktikkan pelajaran bahasa Jawanya.
"Kulo nuwun".
"Monggo" sahut dari dalam rumah.
"Sinten nggih??" imbuh tuan rumah.
Siswa tersebut menjawab, "Kulo...".
"Kulo sinten??".
Dengan yakinnya siswa tersebut menjawab "Kulo nuwun..."

OBAT-ABIT
Berdasarkan penelitian, pola hidup sehat di daerah pedesaan ternyata jauh lebih tinggi daripada orang perkotaan. Anak-anak di daerah itu setelah mengeluarkan air kencing selalu menggunakan obat untuk menjaga kesehatan alat kelamin, namanya OBAT ABIT.

TRANSLATE BAHASA
Indonesia - Mandarin :
1. kotoran ayam : Thai lan cung
2. WC : leng tai wong
3. ciuman intim : sun sing suwe
4. ahli karate : Wong fei hung
5. Orang kesasar : Wong ling lung
6. Orang keseleo : Wong pin cang
Indonesia - Arab
1. "Seorang laki-laki naik ke pohon korma dengan cepat, tapi saat mau ke bawah ia ragu-ragu. Naik mudah, turunnya susah" : "Ana manusya munaikikorma, lamaaa ta turuuun.."
Indonesia - Jepang
1. Ga punya duit : sakukurata

SEGITIGA SAMA KAKI
Seorang guru matematika SD bertanya, "anak-anak, siapa diantara kalian yang sanggup menggambar segitiga sama kaki?".
Ade, yang terkenal bodoh mengacungkan jari, "saya pak."
Ia kemudian maju ke depan, melepas sepatunya dan mulai bersusah payah menggambar sebuah segitiga dengan kakinya.

TIPS MEMBUAT DADAR TELUR
Pada suatu wilayah yang penduduknya rata-rata berprofesi sebagai maling, tips membuat dadar telur dimulai dari langkah,
"Pertama-tama curilah sebutir telur....."

SIAPA ORANG INDONDESIA YANG PERTAMA MENDARAT DI BULAN?
Pak Slamet!!!
Diceritakan bahwa orang pertama yang mendarat di bulan adalah astronot Amerika Neil Amstrong. Ia mendarat di bulan dengan selamet.

INFO OBAT MIGRAN!!
Penelitian para ahli farmakologi menemukan obat mujarab untuk mengatasi masalah migran yang kemudian mereka namakan PANTOGIN.
Cara pemakaian : sediakan tembok, kemudian pantogin kepala ke tembok tersebut, dijamin migran akan hilang.

MEMASUKKAN GAJAH KE DALAM ALMARI
Semua orang tahu bagaimana memasukkan barang-barang ke dalam almari, yaitu pintu lemari dibuka dan barang-barang baru dimasukkan.
Lantas bagaimana memasukkan gajah ke dalam almari??
Jawabannya adalah : pintu lemari dibuka, barang-barang di dalamnya dikeluarkan baru dimasukkan gajahnya.

SEBUTAN LAKI-LAKI
1. Lelaki jantan : MASKULIN
2. Lelaki ahli dalam suatu bidang : MASTER
3. Lelaki yang mengendarai kereta api : MASINIS
4. Lelaki yang mengendarai becak : MAS PARTO

1 komentar: